Ternate, 4/12 (ANTARA News) - Pemerintah Kota Ternate, Maluku Utara, memprogramkan reklamasi pantai di Ternate Utara untuk penyediaan lahan bagi kebutuhan pembangunan sekaligus menghilangkan kawasan Kumuh di wilayah itu.

"Program reklamasi pantai di wilayah Ternate Utara itu dimulai dari Kelurahan Salero hingga Kelurahan Dufa-Dufa atau sepanjang dua kilometer lebih," kata Kepala Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Badan Penelitian Pembangunan Daerah (Balitbanda) Ternate, Reno L di Ternate, Selasa.

Pemkot akan mengalokasikan anggaran sekitar Rp30 miliar secara bertahap untuk program reklamasi pantai di wilayah Ternate Utara itu, sebesar Rp6 miliar di antaranya dialokasikan pada APBD 2019 untuk kegiatan perencanaan, sosialisasi dan penyusunan Amdal.

Menurut dia, Ternate memiliki keterbatasan lahan untuk kebutuhan pembangunan fisik, sehingga reklamasi pantai merupakan alternatif yang paling memungkinkan untuk mengatasi keterbatasan lahan itu.

Masalahnya untuk melakukan pembangunan di wilayah Barat kota Ternate, terkendala dengan kondisi topografinya yang berupa lereng Gunung Gamalama dan sesuai tata ruang diperuntuhkan sebagai daerah resapan air untuk menjaga stabilitas air bawah tanah di Ternate.

Program reklamai itu, kata Reno, selama ini sudah dilakukan di wilayah Ternate Tengah dan Ternate Selatan, yang semuanya sudah dimanfaatkan untuk lokasi pembangunan kawasan perekonomian serta ruang publik.

Di kawasan tapak I dan tapak II Ternate Tengah misalnya, hasil reklamasi pantai di kawasan telah dijadikan lokasi pembangunan pusat perdagangan modern, kompleks pertokoan, pasar tradisional serta fasilitas publik, yang kesemuanya telah memberi kontribusi besar bagi daerah, di antaranya dari segi penerimaan PAD.

Ia menambahkan, khusus untuk reklamasi pantai di Kayu Merah, yang dimulai tahun 2018 dan akan dilanjutkan pada 2019 dengan alokasi anggaran Rp10 miliar lebih akan dimanfaatkan untuk lokasi pembangunan RSUD dan terminal.

Reklamasi pantai di Ternate, baik di Ternate Tengah, Ternate Selatan maupun Ternate Utara semuanya dilengkapi dengan jalan yang lebar, sehingga menjadi solusi atas terjadinya kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama di pusat kota Ternate.

Pewarta: La Ode Aminuddin

Editor : John Nikita S


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2018