Sejumlah pihak ikut membantu penanganan pandemi virus COVID-19 di provinsi Maluku dengan menyalurkan bantuan dibutuhkan berupa beras hingga mobil dan peralatan medis melalui pemerintah provinsi Maluku.

Sejumlah bantuan yang diserahkan langsung kepada Gubernur Maluku Murad Ismail, di lobi kantor Gubernur, Jumat, yakni 11 ton beras dari Forum Komunikasi Lembaga Jasa Keuangan, satu unit mobil ambulance dari BNI Cabang Ambon serta dua unit ventilator dari mantan anggota DPR-RI,  Michael Wattimena.

Gubernur menyatakan, dirinya harus datang ke kantor untuk menerima bantuan tersebut secara langsung, dikarenakan para penyumbang menginginkan kehadirannya.

Semua bantuan yang diterima tersebut kemudian diserahkan kepada Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Maluku, Kasrul Serang, untuk disalurkan kepada pihak-pihak yang membutuhkan, terutama bagi  penanganan pasien terkonfirmasi positif.

"Khusus beras 11 ton yang disumbangkan, nanti Gugus Tugas dibawah koordinasi Karul Selang akan menyalurkannya tepat sasaran kepada warga yang benar-benar membutuhkan dan terdampak pandemi COVID-19," katanya.
Gubernur Maluku Murad Ismail (kiri) menerima bantuan dari Kepala BNI Cabang Ambon Friedson WNK, di lobi kantor Gubernur, Jumat (3/7). BNI Cabang Ambon menyumbang satu mobil Ambulance untuk mendukung operasional RSUD dr. M. Haulussy, Kudamati.

Gubernur menyampaikan apresiasiasi yang tinggi dan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah membantu percepatan penanganan pandemi tersebut di Maluku, terutama jajaran Forum Komunikasi Lembaga Jasa Keuangan, bank BNI Cabang Ambon serta mantan angota DPR-RI Michael Wattimena.

Dia juga menyatakan dalam waktu dekat Wakil Menteri Pertahanan RI. Sakti Wahyu Trenggo juga akan menyumbangkan peralatan kesehatan, di mana terbanyak yakni baju hazmat untuk tenaga medis serta 10.000 masker di Maluku.

"Wamenhan adalah teman saya semasa sekolah di SMA Negeri 39 Jakarta. Beliau sudah menghubungi dan menyatakan akan menyumbang sekitar 30 boks peralatan medis untuk Maluku, terbanyak baju hazmat. Dalam sehari dua bantuannya telah tiba di Ambon," katanya.

Dia juga telah dihubungi Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di Surabaya  akan mengirimkan bantuan alat pelindung diri (APD) dan peralatan medis yang dibutuhkan sejumlah rumah sakit di Kota Ambon.
Gubernur Maluku Murad Ismail (kiri) menerima bantuan dari mantan anggota DPR-RI Michael Wattimena (tengah), di lobi kantor Gubernur, Jumat (3/7). Michael yang akrab disapa "BMW" menyerahkan dua unit ventilator yang merupakan hasil sumbangan pribadi dan para sahabatnya. (Jimmy Ayal)

Bantuan Sahabat
Mantan angota DPR-RI Michael Wattimena menjelaskan, dua unit ventilator yang diserahkan merupakan sumbangan dirinya serta para sahabatnya  di Jakarta, yang memiliki hubungan emosional dan kecintaan terhadap Maluku.

Dia menyatakan, terinspirasi dari Gubernur Murad yang mampu menggalang bantuan dari para sahabatnya untuk membantu penanganan pandemi COVID-19 di Maluku.

"Karena terinspirasi maka saya membangun komunikasi dengan para sahabat untuk bersama-sama membantu. Apalagi banyak RS di Maluku belum memiliki ventilator karena harganya yang tergolong mahal," katanya.

Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Maluku Ronny Nazar berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban masyarakat dalam menghadapi pandemi COVID-19. 

11 ton beras yang disumbangkan merupakan hasil bantuan dari pimpinan dan anggota perbankan, asuransi, multi vinance, pegadaian dan dana pensiun di daerah ini.

Sedangkan Kepala BNI Cabang Ambon Friedson WNK mengatakan bantuan satu unit ambulance tersebut disumbangkan untuk RSUD dr. M. Haulussy Kudamati Ambon, dan diharapkan dapat membantu operasional sebagai rumah sakit rujukan utama COVID-19 di Maluku.
 

Pewarta: Jimmy Ayal

Editor : Lexy Sariwating


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2020