Gubernur Maluku Murad Ismail diminta mengumumkan besaran bonus bagi atlet yang berhasil meraih medali pada Pesta Olahraga Nasional (PON)  di Papua yang akan berlangsung Oktober 2021.

"Bila bonus diumumkan dari sekarang maka semakin memicu semangat atlet untuk berjuang mengharumkan nama daerah lewat perolehan medali di PON," kata anggota Komisi III DPRD Maluku, Anos Yeremias di Ambon, Minggu.

Pria yang juga ketua Pengprov Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Maluku mengatakan permintaan pengumuman besaran bonus peraih medali itu disampaikan dalam rapat paripurna DPRD Maluku dalam rangka penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Gubernur Maluku tahun anggaran 2020 pada Jumat, (16/4).

"PON pada Oktober 2021 digelar dan kali ini Provinsi Papua dikatakan luar biasa karena sebagai tuan rumah penyelenggara menanggung seluruh biaya para atlet selama di sana. Sementara seluruh daerah hanya menanggung tiket pulang pergi saja karena penginapan dan lainnya ditanggung oleh tuan rumah," katanya.

Untuk PODSI Maluku sendiri, kata Anos, ada 12 atlet ditambah pelatih dan ofisial yang dikirim ke PON Papua di Papua. Pada kejuaraan empat tahunan ini cabang dayung menargetkan empat medali emas di luar medali perak dan perunggu.

Andalan Maluku untuk meraih medali adalah nomor single putra-putri, double putra-putri dan beberapa nomor lainnya.

"Yang masih terkendala sekarang adalah permintaan fasilitas. Hingga saat ini belum dipenuhi oleh KONI Maluku dan atlet belum bisa menjalankan latihan secara langsung di laut," kata Anos menegaskan.

Terkait dengan bonus, pihaknya berharap pemerintah memberikan bonus secara perorangan bukan kelompok karena kalau dihitung secara beregu, jika satu medali emas diberi bonus Rp200 juta maka dibagi satu regu dinilai tidak adil dan memicu semangat tanding para atlet berkurang.

Saat ini Maluku dikenal gudangnya atlet dayung nasional seperti di sektor putri antara lain Chelsi Corputy dan Isa Behuku, sedangkan di sektor putra ada Memo dan Asuhan. Mereka akan turun di PON Papua nanti.

 

Pewarta: Daniel Leonard

Editor : Lexy Sariwating


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2021