Ambon (Antara Maluku) - DPRD Maluku berharap hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap pengelolaan anggaran belanja daerah Maluku 2010 bisa cepat rampung agar agenda pembahasan Laporan Pertanggung Jawaban Gubernur disampaikan paling lambat akhir Oktober 2011.

"Waktu kita sangat sempit karena tersisa dua bulan lagi berakhir tahun anggaran 2011, sementara masih ada sekitar lima agenda penting yang harus diselesaikan dalam waktu dekat ini," kata Wakil Ketua DPRD Maluku, Lucky Watimury di Ambon, Selasa.

Yang pertama adalah pembahasan perubahan APBD 2011, pembahasan laporan semesteran dan prognosis pemerintah daerah, pembahasan RAPBD 2012, penyelesaian ranperda yang diusulkan Pemda maupun Perda inisiatif yang diusulkan DPRD, dan agenda-agenda strategis lain.

Berdasarkan hasil rapat dengan Bamus DPRD serta rapat koordinasi dengan pimpinan-pimpinan fraksi, telah diagendakan semua program prioritas tersebut dan sangat diharapkan bisa terlaksana sesuai rencana.

"Kita baru selesai melakukan rapat dengan pimpinan fraksi berkaitan dengan mekanisme pembahasan KUA PPAS perubahan APBD 2011, karena dalam aturan tatib itu melalui fraksi-fraksi kemudian disampaikan kepada badan anggaran untuk melakukan kompilasi terhadap tim dari masing-masing fraksi tersebut baru dibuatlah Daftar Isian Masalah (DIM) badan anggaran atas nama DPRD," katanya.

Selanjutnya membicarakan DIM dimaksud dengan tim anggaran eksekutif dan sudah dijadwalkan mulai Rabu besok (12/10) dilakukan pembahasan dalam fraksi dan diagendakan selama dua hari secara internal fraksi dan badan anggaran baru dilanjutkan dengan tim anggaran eksekutif.

Watimury menyatakan, DPRD berharap APBD Perubahan 2011 bisa ditetapkan pada minggu ketiga Oktober.

"Sebab setelah selesai pembahasan KUA PPAS akan diikuti dengan penanda tanganan nota kesepakatan Pemprov-DPRD, kemudian pemerintah diberi kesempatan menyusun RAPBD Perubahan 2011," katanya.

"Setelah konsep perubahan disiapkan, disampaikan kepada legislatif untuk dibicarakan dan mudah-mudahan akhir bulan Oktober ini APBD 2012 tersebut sudah bisa diselesaikan," tambahnya.



Pewarta: Daniel Leonard
: John Nikita S

COPYRIGHT © ANTARA 2026