"Transaksi penukaran uang keliling berlangsung hingga 16 Agustus 2012, guna mengantisipasi kebutuhan masyarakat akan uang kecil jelang Idul Fitri," kata Deputi Kepala perwakilan BI cabang Ambon, Raden Kuncoro, Senin.
Menurutnya, kas keliling untuk penukaran uang ini telah dimulai sejak 6 Agustus 2012 dan berlangsung di beberapa kabupaten seperti Seram Bagian Timur, Seram Bagian Barat, dan Maluku Tengah.
Sedangkan di Kota Ambon dibuka pada 13-16 Agustus 2012, di sejumlah titik seperti Kantor Gubernur Maluku, Kantor Wali Kota Ambon, Markas Polda Maluku dan Kodam XVI/Pattimura.
"Kami juga melayani masyarakat di pusat perbelanjaan Ambon Plaza dan sejumlah pasar untuk memberikan pelayanan penukaran uang receh kepada masyarakat," katanya.
Kuncoro mengatakan, pelaksanaan kas keliling dilakukan untuk memudahkan masyarakat tidak berdesak-desakan melakukan penukaran uang di BI.
"Uang pecahan kecil telah didistribusi ke seluruh bank di Ambon serta kantor cabang di Maluku," katanya.
Dijelaskan, jumlah uang tunai yang disiapkan melayani penukaran keliling sebesar Rp100 juta per hari. Hingga 8 Agustus jumlah uang yang telah terserap untuk kas keliling menjelang lebaran sebesar Rp347,2 miliar.
"Kas BI juga masih mencukupi untuk proses penukaran uang keliling, sehingga seluruh masyarakat dapat terlayani," tandasnya.
Ia menambahkan, nominal uang di kas BI yang dipersiapkan untuk kas keliling yakni pecahan Rp20.000, Rp10.000, Rp5.000, Rp2.000 dan Rp1.000.
"Kami pastikan masyarakat terlayani untuk penukaran uang kecil jelang lebaran seluruhnya," ujar Raden Kuncoro.
Pewarta: ANTARA: John Nikita S
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.