Ambon (Antara Maluku) - Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Maluku tidak melaksanakan kegiatan pawai menyambut hari raya Idul Adha 1433 Hijriah yang jatuh pada 26 Oktober 2012.

"Kali ini PHBI Maluku tidak mengagendakan kegiatan pawai, sebab kegiatan pawai itu sendiri sudah difokuskan pada hari raya Idul Fitri 19 Agustus lalu," kata Ketua PHBI Maluku Husein Toisuta, di Ambon, Rabu.

Sedangkan perayaan hari raya Idul Adha diserahkan sepenuhnya kepada masing - masing masjid untuk melaksanakan takbiran secara baik dan dilanjutkan dengan acara pemotongan hewan kurban.

"Memang acara solat Id secara umum akan berlangsung di masjid Al Fatah, kemudian hewan - hewan kurban yang dikumpulkan di masjid tersebut langsung diserahkan kepada masjid - masjid yang sangat membutuhkan untuk pelaksanaan kurban saat itu," ujarnya.

Solat Id yang dipusatkan di masjid raya Al Fatah akan dipimpin imam R.R.H Sanusi dan Wakil Wali Kota Ambon Sam Latuconsina selaku khatib.

Sekalipun tidak ada pawai, kata Toisutta, takbiran tetap jalan selama tiga hari mulai dari perhitungan wukuf di Arafah bagi jamaah haji Maluku hingga setelah mereka melaksanakan rukun haji.

"Takbiran itu selesai solat terhitung mulai 26 Oktober hingga 28 Oktober yang merupakan puncak dari ibadah haji di tanah suci," katanya.

Terkait hewan kurban, ia menyatakan sudah cukup banyak yang terkumpul di masjid raya Al Fatah.

"Katakan saja kemarin (23/10), bantuan dari Pemda Maluku sebanyak 60 ekor sapi dan 30 ekor kambing, belum lagi sumbangan dari donatur," kastanya.

Sedangkan terkait masalah penyakit hewan, Toisuta mengatakan, PHBI hanya melakukan pemantauan ke sejumlah lokasi pemotongan hewan kurban pada saat pemotongan berlangsung.

"Kami akan melakukan pemantauan di lokasi pemotongan, berkoordinasi dengan pihak yang akan memberikan bantuan hewan," katanya.

Hal itu, lanjutnya. untuk menghindari ada hewan kurban yang sakit.

"PHBI juga menyarankan agar donatur mengetes kesehatan hewan kurban di Dinas Peternakan," kata Toisutta.

Pewarta: ANTARA
: John Nikita S

COPYRIGHT © ANTARA 2026