Ambon (Antara Maluku) - Dirjen Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Erman Syamsuddin menyatakan Kota Ambon dijadikan kota percontohan PAUD di Maluku.

"Ambon dijadikan kota percontohan pelaksanaan PAUD di provinsi Maluku, dengan harapan dalam waktu dekat angka partisipasi peserta didik dalam dua hingga tiga tahun ke depan mencapai 100 persen," katanya saat mengukuhkan Bunda Paud se Kota Ambon, Jumat.

Ia mengatakan, Kota Ambon juga harus dijadikan sebagai pilot project agar seluruh anak usia dini dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang Sekolah Dasar (SD).

Jumlah partisipasi anak di Kota Ambon yang mengikuti PAUD tercatat sebanyak 528 anak yang tersebar di 22 Pos PAUD, dari total jumlah penduduk Kota Ambon sebanyak 305.984 orang.

"Jumlah ini merupakan jumlah tertinggi jika dibandingkan dengan Kabupaten dan Kota lainnya yang ada di Provinsi Maluku," katanya.

Erman mengakui, data BPS mencatat dilihat dari Angka Partisipasi Kasar (APK) PAUD di Kota Ambon masih cukup rendah yaitu sebesar 30,55% dibandingkan dengan Angka Partisipasi Kasar PAUD pada tingkat nasional sebesar 53,70%.

"Salah satu penyebab dari rendahnya angka ini karena belum meratanya penyebaran lembaga PAUD di Kota Ambon, karena itu kedapan Ambon harus menjadi percontohan di Maluku," katanya.

Saat ini, kata Erman banyak Pemda telah menjadikan PAUD sebagai salah satu kebijakan prioritas. Hal ini perlu diacungi jempol, karena pemberian layanan pendidikan yang tepat pada anak usia dini (0-6 tahun).

Pemberian layanan pendidikan yang tepat berperan besar dalam membantu kesuksesan hidup anak setelah mereka dewasa.

"Usia 0-5 tahun merupakan usia "Golden Age" seorang anak, dimana pada tahapan tersebut orang tua dan pendidik perlu mengajarkan kepada anak nilai-nilai karakter yang baik," tandasnya.

Erman berharap, proses belajar tidak saja kepada anak yang belajar di PAUD, namun orang tua harus ikut terlibat dan dilibatkan dalam program parenting yang dikembangkan di PAUD Kota Ambon.

"Baik guru maupun orang tua harus menjadi unsur utama sehingga antara Taman Kanak-Kanak, Kelompok Bermain, dan Tempat Penitipan Anak merupakan unsur PAUD yang menjadi satu kesatuan dengan pendidikan di dalam keluarga" katanya.

Pewarta: Penina Mayaut
: John Nikita S

COPYRIGHT © ANTARA 2026