Ambon (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Maluku melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melarang penggunaan merkuri di seluruh sektor khususnya kegiatan pertambangan emas skala kecil (PESK), untuk mendukung target Nasional Indonesia bebas Merkuri (Zero Merkuri) 2025.
“Hal itu sesuai dengan yang dicanangkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup,” kata Kepala DLH Maluku Roy Siauta di Ambon, Jumat.
Ia mengatakan hal ini merupakan komitmen daerah dalam mendukung pelaksanaan Rencana Aksi Nasional Pengurangan dan Penghapusan Merkuri (RAN-PPM) yang telah ditetapkan pemerintah pusat melalui UU Nomor 11 Tahun 2017.
“Ini untuk melindungi kesehatan masyarakat dan menjaga kelestarian lingkungan, terutama di wilayah pertambangan rakyat yang selama ini masih menggunakan bahan berbahaya tersebut,” katanya.
Menurut dia produksi merkuri itu sendiri berasal dari olahan batuan sinabar yang banyak ditemukan di Seram Bagian Barat.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan sudah dikunjungi, kami pastikan ada kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat yang mengambil material sinabar dan mengolahnya,” ujar dia.
Olahan merkuri tersebut diindikasi banyak dipakai dalam kegiatan pertambangan ilegal di Gunung Botak Pulau Buru.
Oleh sebab itu pihaknya bersama instansi terkait memperkuat pengawasan serta akan memberikan pelatihan dan sosialisasi penggunaan teknologi alternatif pengolahan emas tanpa merkuri kepada para penambang lokal.
Apalagi berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup menunjukkan bahwa sektor pertambangan emas skala kecil menjadi penyumbang emisi merkuri terbesar di Indonesia.
Provinsi Maluku tercatat sebagai salah satu wilayah dengan aktivitas PESK yang masih menggunakan metode amalgamasi, terutama di Pulau Buru dan Seram.
Maka dari itu Dinas Lingkungan Hidup Maluku juga menggandeng perguruan tinggi, organisasi masyarakat sipil, dan lembaga lainnya dalam pelaksanaan program transisi menuju teknologi pertambangan yang lebih ramah lingkungan.
Selain penegakan regulasi, upaya rehabilitasi lahan bekas tambang dan pemantauan kesehatan masyarakat terdampak merkuri juga menjadi bagian penting yang disoroti.
