Ambon (ANTARA) - Atlet Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Wushu Universitas Pattimura (Unpatti) Maluku menorehkan prestasi dengan meraih lima medali dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Wushu memperebutkan Piala Menpora dan Piala Ketua Umum Wushu Indonesia di Kota Surabaya, Jawa Timur.

“Dari enam atlet yang diturunkan, lima di antaranya berhasil naik podium dengan raihan dua medali perak dan tiga medali perunggu pada kategori Wushu Sanda,” kata Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Humas, dan Alumni, Nur Aida Kubangun, di Ambon, Selasa.

Menurut Kubangun, prestasi ini dinilai sebagai capaian signifikan dalam pengembangan potensi mahasiswa di bidang olahraga bela diri.

Dia merincikan, medali perak diraih oleh Urbanus Alfons Silaya pada kelas Sanda Senior Putra 56 kilogram dan Dominika Kolkadeden pada kelas Sanda Senior Putri 56 kilogram.

Sementara itu, Hendriko Titabano kelas 48 kilogram putra, Orpa Kolkadeden pada kelas 52 kilogram putri, dan Yefta Fatulebit pada kelas 60 kilogram putri berhasil meraih medali perunggu.

Menurut dia, capaian lima medali dari enam peserta merupakan hasil dari latihan intensif, kerja keras tim, serta komitmen jangka panjang dalam pembinaan atlet kampus.

Apalagi bagi Unpatti, kejuaraan ini juga bagian dari persiapan menuju Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) yang akan digelar pada 19–27 September 2025 di Semarang dan Solo.

“Kami berharap tim Wushu Unpatti bisa meraih medali emas di POMNAS. Prestasi ini menunjukkan potensi besar mahasiswa Maluku dalam dunia olahraga,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya peran pelatih dan pembina dalam menjaga konsistensi prestasi melalui pola pembinaan yang terarah dan berkelanjutan. Menurutnya, keberhasilan bukan hanya dilihat dari perolehan medali, tetapi juga dedikasi, komitmen, dan pembentukan karakter atlet yang tangguh secara mental dan fisik.

Sementara itu Manajer Tim, Rinto Lewen menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pimpinan Universitas Pattimura, atas dukungan yang diberikan pihak universitas.



Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul Azis
Editor : Daniel

COPYRIGHT © ANTARA 2026