Ambon (ANTARA) - Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease terus mengedepankan pendekatan edukatif pada pelanggar lalu lintas dalam Operasi Zebra Salawaku 2025.
“Operasi zebra salawaku kini memasuki pekan pertama pelaksanaan. Sepanjang tujuh hari operasi, petugas mencatat total 283 surat teguran yang diberikan kepada pengendara yang melanggar aturan, tanpa menerbitkan satu pun surat tilang sebagai bagian dari strategi persuasif untuk meningkatkan kesadaran berlalu lintas,” kata Kasi Humas Polresta Ambon, Ipda Janet S. Luhukay di Ambon, Selasa.
Dirinya mengatakan bahwa operasi tahun ini difokuskan pada peningkatan kepatuhan masyarakat melalui metode preventif dan preemtif. Petugas di lapangan tidak hanya menegur pengendara yang melanggar, seperti tidak memakai helm berstandar SNI, tidak membawa dokumen kendaraan, menerobos lampu merah, hingga menggunakan ponsel saat berkendara, tetapi juga memberikan penjelasan langsung mengenai pentingnya keselamatan di jalan.
Sepanjang pekan pertama, sejumlah titik rawan kecelakaan dan kawasan padat kendaraan menjadi pusat pengawasan, termasuk ruas Jalan Jenderal Sudirman, kawasan pusat kota, wilayah Batu Merah menuju Passo, serta area pelabuhan dan pusat perbelanjaan. Personel gabungan dari Satuan Lalu Lintas, Samapta, dan Bhabinkamtibmas dikerahkan untuk memastikan kelancaran operasi.
“Tujuan kami adalah menurunkan pelanggaran, kecelakaan, dan fatalitas, sehingga pendekatan yang digunakan lebih humanis agar masyarakat memahami bahwa keselamatan adalah prioritas,” ujar Ipda Janet.
Ia menambahkan, hingga saat ini tidak terdapat kecelakaan menonjol yang berkaitan dengan pelanggaran yang ditemukan selama operasi, yang dinilai sebagai indikasi positif bahwa edukasi langsung kepada masyarakat memberikan dampak nyata.
Menjelang libur Natal dan Tahun Baru yang diperkirakan meningkatkan mobilitas, ia mengimbau masyarakat Ambon untuk lebih disiplin memakai helm dan sabuk pengaman, mematuhi batas kecepatan, serta memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan.
Operasi Zebra Salawaku 2025 akan terus berlangsung beberapa hari ke depan dengan pola preventif, preemtif, dan edukatif sebagai prioritas utama guna menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Ambon dan sekitarnya.
Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul AzisUploader : Moh Ponting
COPYRIGHT © ANTARA 2026