Ambon (ANTARA) - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Ambon mencatat pergerakan penumpang angkutan laut selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 di wilayah Pelabuhan Ambon mencapai 55.829 orang

Kepala Bidang Lalu Lintas Laut KSOP Kelas I Ambon, Iyan Ashari, di Ambon, Sabtu, mengatakan arus penumpang Nataru tahun ini menunjukkan aktivitas yang tinggi namun tetap terkendali berkat pengawasan intensif dan koordinasi lintas instansi.

“Secara kumulatif, pergerakan penumpang Nataru 2025/2026 di Pelabuhan Ambon mencapai 55.829 orang. Angka ini merupakan akumulasi penumpang naik dan turun di seluruh dermaga utama,” katanya.

Ia menjelaskan, berdasarkan laporan Posko Nataru KSOP Kelas I Ambon, pergerakan penumpang terbesar terjadi di Dermaga Yos Sudarso, dengan penumpang turun sebanyak 18.167 orang dan penumpang naik 18.242 orang. Selanjutnya, Dermaga Slamet Riyadi mencatat penumpang turun 8.875 orang dan naik 8.930 orang.

Sementara itu, Dermaga Galala melayani 486 penumpang turun dan 1.129 penumpang naik, sedangkan aktivitas penumpang di Dermaga Dr. Siwabessy (Gudang Arang) relatif lebih kecil dibandingkan dermaga lainnya.

Dirinya menambahkan, berdasarkan daerah tujuan perjalanan, rute favorit penumpang laut selama Nataru 2025 didominasi tujuan Banda, Namlea, dan Bau-Bau. Adapun daerah asal perjalanan terbanyak berasal dari Namlea, Banda, dan Ternate.

“Rute-rute tersebut memang menjadi langganan masyarakat Maluku saat momentum libur panjang, sehingga kami menempatkan pengawasan lebih ketat pada kapal-kapal yang melayani jalur tersebut,” ujarnya.

Dari sisi perbandingan historis, KSOP mencatat tren peningkatan pergerakan penumpang angkutan laut pada periode Nataru dalam beberapa tahun terakhir. Pada Nataru 2023/2024, jumlah penumpang tercatat 48.323 orang, sedangkan pada Nataru 2024/2025 meningkat menjadi 52.768 orang.

Capaian ini menunjukkan pertumbuhan signifikan aktivitas transportasi laut di wilayah Ambon dan sekitarnya.

Menurut Iyan, KSOP Kelas I Ambon terus memastikan aspek keselamatan pelayaran tetap menjadi prioritas utama, mulai dari kelaiklautan kapal, kesiapan awak kapal, hingga kelancaran embarkasi dan debarkasi penumpang.

“Kami berkomitmen menjaga keselamatan dan kenyamanan penumpang selama periode Nataru. Posko terpadu tetap siaga hingga arus balik selesai,” kata dia.

KSOP Kelas I Ambon bersama Direktorat Jenderal Perhubungan Laut juga mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi aturan keselamatan pelayaran dan mengikuti jadwal keberangkatan resmi yang telah ditetapkan selama musim liburan.



Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul Azis
Editor : Ikhwan Wahyudi
COPYRIGHT © ANTARA 2026