Ternate (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara (Malut) memantau langsung percepatan penanganan darurat untuk memastikan seluruh kebutuhan dasar masyarakat terdampak banjir di Halmahera Barat terpenuhi dengan baik.
"Kami telah meninjau ketersediaan stok penyangga bencana di Posko Bantuan yang berlokasi di Desa Tungute. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bahwa rantai distribusi bantuan logistik berjalan cepat, efisien, dan tepat sasaran, bagi warga yang membutuhkan," kata Wakil Gubernur (Wagub) Maluku Utara Sarbin Sehe usai melakukan kunjungan kerja ke wilayah terdampak banjir di Kabupaten Halmahera Barat pada Selasa.
Dalam tinjauan lapangan Wagub Sarbin Sehe berinteraksi langsung dengan warga yang rumahnya masih terdampak sisa lumpur.
Ia juga menyerahkan bantuan perlengkapan makan seperti piring, gelas, dan sendok, serta bantuan pemenuhan gizi bagi kelompok rentan, berupa susu untuk anak-anak dan ibu hamil.
Langkah ini diambil karena banyak warga yang kehilangan harta benda, termasuk peralatan rumah tangga esensial, akibat terendam luapan air atau hanyut terbawa arus.
"Pemerintah hadir untuk memastikan keselamatan dan kesehatan warga tetap terjaga di tengah musibah ini. Kami akan terus memantau pemenuhan kebutuhan pangan dan suplemen bagi kelompok rentan seperti ibu hamil dan balita," ucapnya.
Bencana banjir tersebut dipicu oleh intensitas hujan tinggi pada 6 Januari 2026 yang mengakibatkan puluhan rumah warga di Kecamatan Ibu, khususnya di Desa Gam Lamo, Desa Tongute Ternate, Desa Duono dan beberapa desa sekitarnya terendam.
Selanjutnya Wagub menyambangi sejumlah titik dapur umum swadaya di Desa Tungute Ternate, Desa Tungute Asal, dan Desa Gamlamo, serta mengecek kesiapan Dapur Umum Kementerian Sosial yang dipusatkan di Posko Utama Kecamatan Ibu.
Menutup rangkaian kunjungan, Wagub Sarbin Sahe memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Bencana di Pos Komando (Posko) Desa Tungute Ternate Asal.
Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya sinergi antar-instansi untuk segera melakukan langkah-langkah pembersihan lingkungan guna mencegah munculnya penyakit pascabanjir.
Pemprov Maluku Utara berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Barat hingga situasi benar-benar pulih dan aktivitas masyarakat kembali normal.
Pewarta: Abdul FatahUploader : Moh Ponting
COPYRIGHT © ANTARA 2026