Ambon (ANTARA) - Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Maluku (BKHIT Maluku) memastikan komoditas buah durian asal Maluku yang akan dikirim ke Sorong telah bebas dari hama dan penyakit, serta memenuhi seluruh persyaratan perkarantinaan.
Kepala BKHIT Maluku, Willy Indra Yunan, di Ambon, Sabtu, mengatakan bahwa setiap komoditas yang dilalulintaskan antarwilayah wajib melalui serangkaian pemeriksaan ketat guna menjamin keamanan hayati daerah tujuan.
“Sekitar 20 ton durian yang akan dikirim ke Sorong telah melalui proses pemeriksaan sesuai standar karantina, sehingga dipastikan bebas dari organisme pengganggu tumbuhan karantina (OPTK) dan aman untuk dilalulintaskan,” katanya.
Ia menjelaskan, pemeriksaan dilakukan oleh petugas karantina di kantor pos pelayanan (pospel) Pelabuhan Laut Yos Sudarso Ambon. Tahapan yang dilakukan meliputi pemeriksaan fisik untuk memastikan buah dalam kondisi baik, tidak busuk, dan tidak menunjukkan gejala serangan hama atau penyakit.
Selain itu, petugas juga melakukan pemeriksaan visual mendetail terhadap permukaan kulit durian guna mendeteksi kemungkinan adanya telur, larva, atau tanda infestasi organisme pengganggu. Dilakukan pula pengambilan sampel untuk pengujian laboratorium guna memastikan tidak adanya patogen berbahaya.
BKHIT Maluku juga memastikan bahwa kebersihan transportasi pengangkut sesuai standar, yakni mampu melindungi komoditas selama pengiriman serta harus meminimalkan risiko kerusakan sekaligus mencegah penyebaran OPTK.
“Tidak hanya pemeriksaan fisik, kami juga melakukan verifikasi dokumen, termasuk sertifikat kesehatan tumbuhan dan dokumen pengiriman lainnya, untuk menjamin legalitas serta ketertelusuran komoditas,” ujar dia.
Menurutnya, pengawasan ini merupakan langkah preventif dalam mencegah masuk dan tersebarnya hama penyakit tumbuhan ke wilayah tujuan, yang dapat berdampak pada sektor pertanian dan ekosistem setempat.
Pihaknya berkomitmen memastikan setiap komoditas yang keluar dari Maluku telah memenuhi persyaratan teknis dan administratif. Dengan demikian, distribusi komoditas pertanian dapat berjalan lancar tanpa mengabaikan aspek perlindungan sumber daya hayati.
Kegiatan pemeriksaan dan pengawasan tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan BKHIT Maluku dalam menjaga kualitas produk pertanian sekaligus mendukung perdagangan antarwilayah yang aman dan berkelanjutan. Dengan pengawasan optimal, durian yang dikirim diharapkan tetap terjaga mutunya hingga sampai ke konsumen di Sorong.
Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul AzisEditor : Luqman Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026