Ambon (ANTARA) - Kodam XV/Pattimura menjadikan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Maluku untuk memperkuat pelestarian budaya lokal Pulau Moa sekaligus mendorong pengembangan sektor pariwisata berbasis tradisi masyarakat setempat.
Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto di Ambon, Sabtu, mengatakan pelaksanaan TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat persatuan masyarakat serta menjaga identitas budaya di wilayah itu.
“Budaya adalah modal fundamental kita untuk membangun identitas sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat. Kami mengapresiasi masyarakat Pulau Moa yang masih menjaga tradisi leluhur di tengah perkembangan zaman,” kata dia.
Kodam XV/Pattimura bersama Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya akan menjadikan tradisi pacuan kuda dan pentas kerbau khas Pulau Moa sebagai agenda wisata budaya unggulan daerah.
Menurut dia, langkah tersebut menjadi bagian strategi membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat melalui sektor pariwisata budaya.
Sebagai bentuk komitmen, Kodam XV/Pattimura bersama Pemkab MBD akan menggelar acara Pacuan Kuda dan Pentas Kerbau Moa pada 5 Oktober 2026 yang memperebutkan Piala Bergilir Pangdam Pattimura.
Pihaknya juga menyiapkan hadiah pembinaan bagi para pemenang lomba pacuan kuda dengan total puluhan juta rupiah guna meningkatkan partisipasi masyarakat dan menjaga keberlangsungan tradisi tersebut.
“Hadiah ini menjadi stimulus agar budaya pacuan kuda dan pentas kerbau tetap hidup dan berkembang. Kami ingin Pulau Moa dikenal secara nasional bahkan internasional sebagai destinasi wisata budaya,” ujarnya.
Dalam pelaksanaan TMMD itu, Kodim 1511/Pulau Moa berhasil menyelesaikan seluruh sasaran program dengan capaian 100 persen.
Program tersebut meliputi rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan sumur bor, revitalisasi sumber air bersih, perbaikan akses jalan desa, serta berbagai kegiatan penyuluhan bagi masyarakat.
Dody menilai keberhasilan TMMD di Pulau Moa menunjukkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat mampu mempercepat pembangunan sekaligus menjaga warisan budaya lokal di wilayah terdepan Indonesia itu.
Selain di Maluku Barat Daya, TMMD ke-128 juga dilaksanakan di wilayah Maluku Utara oleh Korem 152/Baabullah melalui upacara di Lapangan STQ Desa Maffa, Kecamatan Gane Timur.
Dalam pelaksanaan program selama 30 hari, Kodim 1509/Labuha menyelesaikan sejumlah sasaran fisik di enam desa berupa rehabilitasi lima unit RTLH, pembangunan jalan setapak, MCK, tempat wudhu, tandon air hingga fasilitas pompanisasi air bersih.
Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul AzisUploader : Moh Ponting
COPYRIGHT © ANTARA 2026