Ambon (ANTARA) -

Kepolisian Daerah (Polda) Maluku mengerahkan sebanyak 2.201 personel gabungan dalam Operasi Ketupat 2026 guna memastikan keamanan dan kelancaran perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah Maluku.

“Sebanyak 2.201 personel gabungan dilibatkan dalam Operasi Ketupat 2026 untuk memastikan keamanan dan kelancaran perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah Maluku,” kata Kapolda Maluku Irjen Pol Dadang Hartanto, di Ambon, Kamis.

Pengerahan ribuan personel tersebut ditandai melalui Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat 2026 yang berlangsung di Lapangan Chr Tahapary Polda Maluku, Tantui, Ambon.

Apel gelar pasukan dipimpin oleh Gubernur Maluku yang didampingi Kapolda Maluku Irjen Pol. Dadang Hartanto, Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo, Dankodaeral IX Laksda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, serta Danlanud Pattimura Kolonel Pnb Sugeng Sugiharto.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Maluku menjelaskan, bahwa ribuan personel yang dilibatkan merupakan gabungan dari berbagai unsur guna mendukung pengamanan arus mudik dan aktivitas masyarakat selama Lebaran.

Ia merinci, dari total kekuatan tersebut, sebanyak 252 personel berasal dari Polda Maluku, 1.696 personel dari Polres/Polresta jajaran, serta 637 personel dari unsur terkait yang meliputi TNI, pemerintah daerah, dan berbagai instansi pendukung lainnya.

Selain pengerahan personel, aparat kepolisian juga mendirikan puluhan pos pengamanan dan pelayanan di sejumlah titik strategis.

“Sebanyak 78 pos telah disiapkan yang terdiri dari 44 Pos Pengamanan, 24 Pos Pelayanan, dan 10 Pos Terpadu,” jelasnya.

Menurutnya, pos-pos tersebut akan menjadi pusat koordinasi pengamanan sekaligus tempat pelayanan bagi masyarakat selama masa arus mudik hingga arus balik Lebaran.

Pengamanan juga difokuskan pada sejumlah lokasi yang diperkirakan menjadi pusat aktivitas masyarakat selama perayaan Idul Fitri.

"Pengamanan difokuskan pada 1.353 lokasi strategis, antara lain 1.256 masjid, 380 lokasi pelaksanaan Shalat Idul Fitri, 88 tempat wisata, 41 pelabuhan, 10 bandara, serta 32 pusat perbelanjaan dan sejumlah pasar,” ungkapnya.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian perayaan Idul Fitri, mulai dari pelaksanaan ibadah, arus mudik, hingga aktivitas masyarakat di tempat-tempat publik, dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.

Operasi Ketupat sendiri merupakan operasi kepolisian terpusat yang rutin digelar setiap tahun menjelang Hari Raya Idul Fitri guna menjaga stabilitas keamanan serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.



Pewarta: Winda Herman
Editor : Daniel

COPYRIGHT © ANTARA 2026