Ambon (ANTARA) -
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku bersama Pemerintah Kota Ambon meluncurkan Modul Ajar Literasi Keuangan Mata Pelajaran IPS untuk tingkat SMP/MTs sebagai upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di kalangan pelajar.
“Modul ajar tersebut akan diterapkan secara terintegrasi dalam mata pelajaran IPS di seluruh SMP/MTs di Kota Ambon,” kata Kepala OJK Provinsi Maluku Haramain Billady di Ambon, Kamis.
Menurut dia, implementasi modul tidak hanya menekankan pemahaman literasi keuangan, tetapi juga penguatan karakter siswa agar bijak mengelola keuangan, jujur, bertanggung jawab, serta membangun budaya menabung sejak dini.
“Penyesuaian informasi, penguatan materi literasi keuangan dan ketentuan terbaru di sektor jasa keuangan telah dilakukan penyelarasan dalam Modul Ajar dimaksud, sehingga murid SMP/MTs di Kota Ambon akan semakin meningkat literasi keuangan mereka dan mendorong minat murid untuk mengakses produk keuangan formal, seperti Simpan Pelajar (SimPel),” ujarnya.
Ia menambahkan penerapan modul ajar tersebut diharapkan mampu menciptakan desain pembelajaran yang sesuai dengan capaian pembelajaran, melibatkan berbagai pihak dalam kemitraan pendidikan, serta membentuk lingkungan belajar yang memadai bagi siswa.
Modul ajar tersebut memuat sejumlah materi pembelajaran IPS tingkat SMP/MTs, di antaranya pemenuhan kebutuhan melalui kegiatan ekonomi, pasar, lembaga keuangan, hingga peran masyarakat dan negara dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di era digital.
Peluncuran modul tersebut ditandai dengan penyerahan simbolis Buku Modul Ajar Literasi Keuangan oleh Kepala OJK Provinsi Maluku Haramain Billady kepada Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena dalam Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 di Lapangan Upacara Pemerintah Kota Ambon.
Peluncuran modul tersebut mengusung tema “Tunas Bangsa Bijak Mengelola Keuangan, Finansial Kuat, Negara Berdaulat”.
Untuk mendukung penerapan program tersebut, Wali Kota Ambon telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 400.3.1/10/SE/2026 tanggal 18 April 2026 tentang Implementasi Pelaksanaan Program Bersama Tingkatkan Literasi Keuangan Satu Rekening Satu Pelajar (BETA KEJAR) SMP/MTs di Kota Ambon.
Bodewin Wattimena mengatakan modul ajar tersebut merupakan bentuk keseriusan Pemerintah Kota Ambon dalam menghadirkan pendidikan berkualitas sekaligus meningkatkan literasi dan inklusi keuangan bagi pelajar.
“Kita juga perlu berbangga, karena Modul Ajar ini merupakan Modul Ajar Literasi Keuangan pertama di Indonesia untuk tingkat SMP/MTs,” kata Bodewin.
Kegiatan peluncuran turut dihadiri pimpinan perbankan di Kota Ambon, perwakilan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) IPS Kota Ambon, serta aparatur sipil negara lingkup Pemerintah Kota Ambon.
Melalui sinergi Pemerintah Kota Ambon, OJK Maluku dan lembaga jasa keuangan, diharapkan peningkatan literasi dan inklusi keuangan di kalangan pelajar terus meningkat.
Pewarta: Winda HermanUploader : Moh Ponting
COPYRIGHT © ANTARA 2026