Ambon (ANTARA) - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Maluku memperkuat pelaksanaan program Petugas Imigrasi Pembina Desa (PIMPASA) dan Desa Binaan Keimigrasian sebagai upaya mendekatkan layanan sekaligus meningkatkan pengawasan keimigrasian di wilayah kepulauan yang berbatasan dengan negara lain.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Maluku Gindo Ginting di Ambon, Rabu, mengatakan penguatan kedua program tersebut menjadi salah satu fokus untuk memastikan pelaksanaan tugas dan fungsi keimigrasian berjalan optimal.

"Tagline Imigrasi Untuk Rakyat harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Masyarakat harus merasakan bahwa setiap layanan yang kita berikan cepat, ramah, akuntabel, dan memberikan kepastian. Itulah wajah imigrasi yang ingin kita bangun bersama," katanya.

Ia menjelaskan karakteristik Provinsi Maluku sebagai daerah kepulauan yang memiliki wilayah perbatasan menuntut jajaran imigrasi bekerja lebih adaptif, kolaboratif, dan responsif dalam memberikan pelayanan maupun melakukan pengawasan keimigrasian.

Menurut dia, melalui program PIMPASA dan Desa Binaan Keimigrasian, petugas imigrasi tidak hanya menghadirkan layanan yang lebih dekat kepada masyarakat, tetapi juga memberikan edukasi mengenai aturan keimigrasian serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi pelanggaran, khususnya di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.

Sebagai langkah konkret, dirinya pun melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan tugas, kondisi sarana dan prasarana, serta penyelenggaraan layanan keimigrasian di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Ambon. Ia juga meninjau langsung area pelayanan dan berdialog dengan petugas lini depan guna memastikan pelayanan diberikan secara cepat, mudah, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa institusi imigrasi tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga harus menghadirkan pelayanan publik yang profesional, berintegritas, disiplin, humanis, serta mampu memberikan solusi atas kebutuhan masyarakat.

"Kantor Wilayah harus hadir sebagai problem solver. Saya ingin mendengar langsung apa yang menjadi tantangan di lapangan agar solusi yang kita rumuskan benar-benar menjawab kebutuhan organisasi. Dengan komunikasi yang terbuka, kita dapat terus meningkatkan kualitas layanan dan mewujudkan semangat Imigrasi Untuk Rakyat secara nyata," ujarnya.

Ia menambahkan kunjungan kerja perdana tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Maluku dengan seluruh satuan kerja di bawahnya guna menghadirkan pelayanan keimigrasian yang semakin dekat, berkualitas, dan bermanfaat bagi masyarakat.



Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul Azis
Editor : Luqman Hakim

COPYRIGHT © ANTARA 2026