Plt Kepala BPOM Maluku Utara, Safri Ahmad, di Ternate, Kamis, mengatakan, berdasarkan hasil penelitian ternyata takjil yang dijual saat ini masih aman untuk dikonsumsi.
"Pengujian makanan takjil dari beberapa sampel hasilnya berkualitas baik dan tidak ada campuran bahan berbahaya atau kimia," ujarnya.
Takjil yang diuji antara lain es buah cincau, es kelapa gula merah, es buah, es cendol, tahu, es buah, es pisang ijo, bubur kacang ijo serta kue - kue lainnya.
Karena itu, BPOM Maluku Utara mengimbau masyarakat agar se;ektif dalam membeli takjil untuk berbuka puasa bersama.
Sebelumnya, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ternate, Nuryadin Rachman menyatakan, telah mengingatkan pengelola swalayan dan pedagang ritel besar agar menjual barang disertai dengan pencantuman kode produksi.
Pengelola Hypermart, Multymart dan lainnya seharusnya menjual barang yang memiliki kode produksi agar masyarakat dapat mengetahui tanggal kadarluarsa.
"Sudah dalam aturannya. Bahkan semua produk yang mereka jual harus emiliki kode produksi tersebut," tandas Nuryadin.
Pewarta: Abdul Fatah: John Nikita S
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.