Perum Bulog Sub Divisi Regional Ternate, Maluku Utara (Malut) memastikan ketersediaan beras dan gula di gudang Bulog mencukupi hingga Desember 2021.

"Berdasarkan laporan untuk stok kebutuhan beras tersedia sebanyak 1.675 ton, gula 67 ton, sehingga dengan ketersediaan ini bisa bertahan hingga Desember 2021," kata Kepala Perum Bulog Kancab Ternate, Armin Bandjar kepada ANTARA di Ternate, Selasa.

Oleh karena itu, tambahya, ketersediaan beras dan gula bisa memenuhi kebutuhan hingga Natal dan Tahun Baru 2022.

Baca juga: Bulog: stok beras untuk Maluku-Malut cukup hingga Januari 2022, jaga stabilitas harga

Khusus untuk penyaluran TNI dan stabilisasi harga pangan dengan rata-rata kebutuhan sebulan 150 hingga 200 ton, tambahnya,  stok beras yang ada cukup banyak begitu juga gula pasir tersedia 100 ton.

Sedangkan, stok beras dan gula yang tersedia untuk seluruh kabupaten/kota di Malut, khusus Tobelo saat ini tersedia ada 530 ton beras ada di gudang Tobelo

Armin menyatakan, untuk bencana alam melekat pada cadangan beras pemerintah yang diperuntukkan cadangan bencana alam dan stabilitasi harga, sedangkan melekat di Bulog untuk bencana alam dan dilakukan tanggap darurat telah disediakan sebanyak 200 ton, untuk kabupaten/kota di Malut 100 ton jika daerah mengajukan permintaan ke Bulog.

Baca juga: Over 7,000 tons rice sufficient for Maluku & North Maluku: Bulog

Dalam penjualan beras, tentunya Perum Bulog selalu berpatokan pada ketentuan dalam Permendagri nomor 57 untuk beras medium sesuai Harga Eceran Tertinggi sebesar Rp10.250 per kg, sedangkan untuk beras premium HET Rp13.600 per kg dan untuk control harganya tetap mengacu pada Disperindag setempat.

Sementara itu, untuk beras yang digunakan dalam operasi pasar dan memang kuantitas penyaluran tidak sebesar daerah lain, sebab sebanding dengan jumlah penduduk yang berada di kota Ternate dan sekitarnya.

Baca juga: Bulog: Stok beras cukup untuk kebutuhan Maluku-Malut hingga Desember, begini penjelasannya

Pewarta: Abdul Fatah

Editor : Febrianto Budi Anggoro


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2021