Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Kota Ambon tahun anggaran 2022 mengalami kenaikan sebesar Rp44 miliar, atau setara 3,80 persen.

“APBD perubahan tahun anggaran 2022 kita, naik sebanyak Rp44 miliar atau 3,80 persen, berdasarkan penetapan bersama. Diharapkan program-program yang sudah dianggarkan bisa secepatnya diselesaikan dalam beberapa bulan ke depan,” kata Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ambon Ely Toisutta usai rapat paripurna di Ambon, Senin (17/10).

Sebelumnya, total anggaran APBD murni Kota Ambon sebesar Rp1,154 triliun, sehingga setelah perubahan mengalami kenaikan menjadi Rp1,198 triliun. 

Baca juga: DPRD maluku tetapkan Perda laporan pelaksanaan APBD 2021, begini penjelasannya

Ely mengatakan, program yang paling penting dari seluruh program prioritas adalah terkait infrastruktur yang sudah direncanakan dan diharapkan dapat berjalan sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan. 

“Kalau ditanya program apa saja yang menjadi prioritas, semua menjadi prioritas. Tapi yang paling penting adalah infrastruktur. Dan kami berharap semua organisasi perangkat daerah (OPD) teknis dapat menindaklanjutinya dengan cepat, terutama untuk kegiatan-kegiatan fisik karena kita sudah sangat terlambat dan ini cuma tinggal dua bulan,” ujar Ely. 

Sementara itu, Penjabat Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena mengatakan, peningkatan APBD terjadi lantaran ada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Rp80 miliar menjadi Rp200 miliar tahun ini.

“Karena adanya peningkatan PAD makanya APBD Perubahan kita juga meningkat,” kata Bodewin Wattimena.

Baca juga: Perbaikan infrastruktur rusak akibat bencana Ambon diakomodir di APBD Perubahan

Selain itu, ada anggaran sisa di tahun 2021 lalu sekitar Rp6 miliar. Anggaran tersebut kemudian ditambahkan pada APBD Perubahan 2022. “Makanya itu jadi komponen peningkatan anggaran APBD Perubahan,” ungkapnya.

Bodewin mengaku, Pemkot Ambon memiliki target untuk penggunaan anggaran tersebut. Salah satunya untuk segera membayar utang pihak ketiga. Selain itu, anggaran tersebut nantinya juga akan digunakan untuk program-program pembangunan yang tentunya bisa menyentuh kebutuhan masyarakat.

Baca juga: DPRD Ambon sarankan penanganan bencana di Ambon pakai APBD

“Sisanya bisa kita gunakan untuk program-program pembangunan yang bisa menyentuh untuk kebutuhan masyarakat seperti jalan dan lain-lain serta proyek yang tertunda di tahun anggaran sebelumnya,” terangnya.

Tak hanya itu, persoalan untuk menekan laju inflasi di Kota Ambon tentu akan didanai oleh APBD Perubahan 2022. Seperti menggelar pasar murah secara berkala.

“Dan terakhir, kita juga akan menyiapkan subsidi untuk warga terdampak kenaikan BBM dengan anggaran tersebut,” kata Wattimena.

Anggaran tersebut telah ditetapkan dalam Paripurna penyampaian kata akhir fraksi DPRD Kota Ambon dalam rangka Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan APBD TA 2022.

Rapat Paripurna penetapan APBD Perubahan 2022 berlangsung di ruang rapat paripurna DPRD Kota Ambon dan dihadiri seluruh OPD serta anggota DPRD Kota Ambon.

APBD perubahan kota Ambon naik 3,80%

 


Baca juga: DPRD Ambon sebut gaji ASN pemkot Ambon kuras 40 persen APBD, begini penjelasannya

Pewarta: Winda Herman

Editor : Febrianto Budi Anggoro


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2022