Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku mengampanyekan pentingnya konsumsi tablet tambah darah bagi remaja putri di daerah itu untuk mencegah stunting.

"Hal ini dilakukan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Maluku Tengah, khususnya Dinas Kesehatan dalam menurunkan angka stunting di Kabupaten Maluku Tengah," ucap Ketua TP-PKK Maluku tengah Asnawiah Sahubawa dalam keterangan yang diterima di Ambon, Selasa.

Dia mengatakan hal itu dalam kegiatan aksi bergizi nasional diselenggarakan Dinas Kesehatan Maluku tengah.

Ia menyampaikan tingginya stunting di daerah setempat hingga saat ini sebagai memprihatinkan dan mengintai setiap ibu hamil dan anak-anak.

Stunting, kata dia, dapat mengakibatkan penurunan kecerdasan sehingga produktivitas kerja tidak optimal.

"TP-PKK Maluku Tengah bersama pemerintah daerah terus melakukan berbagai upaya pencegahan stunting," kata dia.

Asnawiah mengatakan kegiatan aksi bergizi perlu didukung bersama dan terus dilakukan secara rutin di sekolah-sekolah sebagai upaya meningkatkan gizi remaja dan mencegah anemia pada mereka, serta mendukung pencegahan stunting secara nasional.

"Dengan bersama-sama menggelar gerakan aksi bergizi, hal ini sangat membantu menurunkan jumlah kasus stunting di Kabupaten Maluku Tengah," katanya.

Ia mengajak para remaja putri untuk sadar akan pentingnya menjaga kesehatan tubuh dan memperhatikan asupan gizi yang seimbang pada usia mereka dengan mengonsumsi buah, susu, mengatur waktu istirahat, serta mengonsumsi tablet tambah darah yang bermanfaat untuk kebugaran tubuh.

"Sehingga kalian akan terhindar dari anemia dan stunting," kata dia.

Saat ini angka prevalensi stunting pada 2023 di Maluku Tengah mengalami penurunan 5,89 persen dari angka 26,1 persen pada 2022.

Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul Azis

Editor : Daniel


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2023