Ambon (Antara Maluku) - Polisi masih melakukan pengusutan kasus pengeroyokan dan penikaman terhadap Patrik Siwalete, seorang supir angkot jurusan Terminal Mardika-Poka, Kota Ambon.

"Pria berusia 35 tahun ini dikeroyok sekelompok pemuda disertai penusukan pada hari Kamis (10/5) sekitar pukul 15.30 WIT di dalam terminal Mardika," kata Kasat Reskrim Polres Ambon dan Pulau-Pulau Lease AKP Agung Tribawanto, di Ambon, Senin.

Penusukan tersebut mengakibatkan korban mengalami luka di bagian punggung bagian kiri.

Warga yang melihat kejadian itu langsung menolong dan membawa korban ke rumah sakit untuk menjalani perawatan medis.

Setelah itu korban melaporkan peristiwa yang dialaminya itu ke aparat kepolisian, namun para pengeroyok dan penusukan sudah melarikan diri dari lokasi kejadian.

"Dari keterangan awal yang diterima polisi, korban mengaku mencurigai sekelompok pemuda yang hendak melakukan aksi pencurian di dalam pasar sehingga dia berteriak maling," katanya.

Namun tindakan tersebut mendapat reaksi negatif dari para pelaku yang berbalik mengeroyok korban.

Kasus pencurian dan penjambretan di lokasi pasar dan terminal Mardika Ambon sudah terjadi berulang kali dan barang yang diambil biasanya telepon genggam atau uang tunai.

Para pelaku yang diduga lebih dari satu orang dan sering bekerja sama ini menggunakan pisau silet kemudian berjalan membuntuti korban untuk mengiris tas mereka.

Pewarta: Daniel Leonard

Editor : John Nikita S


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2014