Ternate (Antara Maluku) - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Maluku Utara (Malut) mengupayakan setiap kabupaten/kota di daerah ini membina cabang olahraga unggulan untuk lebih memaksimalkan capaian prestasi.

"Di Malut ada 12 cabang olahraga unggulan yang sudah ditetapkan KONI Malut, di antaranya sepak bola, tinju, atletik, pencak silat, bulu tangkis dan anggar," kata Ketua Bidang Pembinaan KONI Malut La Samsuddin di Ternate, Senin.

Setiap kabupaten/kota di Malut diupayakan membina satu atau dua dari cabang olahraga unggulan tersebut, untuk Kota Ternate misalnya diupayakan membina cabang olahraga unggulan sepak bola, karena di daerah ini selain memiliki banyak sekolah sepak bola, juga fasilitas stadion yang memadai.

Ia mengatakan, adanya keterlibatan kabupaten/kota di Malut dalam pembinaan cabang olahraga unggulan tersebut diharapkan berbagai kendala dalam pembinaan prestasi cabang olahraga di Malut selama ini, terutama dari segi dana pembinaan bisa teratasi.

Kabupaten/kota bisa mengalokasikan anggaran melalui APBD untuk pembinaan cabang olahraga unggulan dan itu dipastikan tidak menyalahi regulasi, karena untuk kegiatan pembinaan cabang olahrga penggunaan dana APBD tidak dilarang.

"Kalau pembinaan cabang olahraga unggulan di Malut hanya diserahkan kepada KONI Malut Pengprov cabang olahraga jelas tidak akan membuahkan hasil maksimal, karena KONI dan Pengprov tidak memiliki dan yang pembinaan yang cukup," katanya.

KONI Malut juga akan mengupayakan partisipasi dari kalangan pengusaha di Malut, khususnya perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan untuk membantu pembinaan cabang olahraga unggulan dengan cara menjadi sponsor seperti yang dilakukan perusahaan pertambangan di daerah lain.

Menyinggung persiapan Malut menghadapi pra-PON, ia mengatakan, semua Pengprov cabang olahraga yang akan mengikuti pra-PON sejak sebulan terakhir telah melakukan pemusatan latihan daerah (pelatda), bahkan ada yang sudah melakukan uji tanding di luar daerah.

Pewarta: La Ode Aminuddin

Editor : John Nikita S


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2015