Sejumlah pegiat wisata di pulau Morotai melatih dan memberdayakan penduduk setempat terutama anak-anak untuk belajar bahasa Inggris dan berselancar di pantai Bido guna mengantisipasi kedatangan turis mancanegara ke pantai yang indah di provinsi Maluku Utara itu.

Pegiat wisata asal Inggris, Elixabeth Murray dihubungi di Morotai, Maluku Utara, Sabtu, mengatakan tertarik mengembangkan kawasan wisata pantai Bido dan memberdayakan masyarakat setempat terutama anak-anak usia sekolah untuk belajar bahasa Inggris.

"Saya sengaja memberikan pelajaran bahasa Inggris ke anak-anak usia sekolah yakni SMP dan SMA maupun sederajat di desa Bido ini, agar kelak bila wisata pantai ini berkembang dan banyak wisatawan mancanegara berkunjung, anak-anak bisa memanfaatkan kemampuan bahasa Inggris dan berselancar mereka," katanya.

Ia mengatakan, pantai Bido memiliki ombak yang cukup bagus untuk berselancar dan anak-anak setempat telah mahir menggunakan papan selancar. "Ini harus terus dikembangkan," kata Elixabeth yang sudah tiga tahun tinggal di daerah tersebut.

Menurut dia, kemampuan berselancar telah dimiliki masyarakat sekitar sejak dulu, karena pada Perang Dunia II sudah ada tentara Sekutu mengajarkan kepada mereka berselancar.

Ia mengatakan bersama komunitas selancar dan wisata alam bekerja sama dengan Save The Waves, Conservation International, A Liquid Future, memberikan pendidikan dan pelatihan baik bahasa Inggris maupun berselancar bagi anak-anak di enam desa yakni Boho-Boho, Livao, Bido, Tawakali, Sakita, dan Sopi.

Sementara itu, salah seorang siswi, Olvita mengaku sejak dua tahun lalu mengikuti program berselancar agar bisa belajar bahasa Inggris. Ia mengatakan Elixabeth memacunya untuk bisa main bersama ombak dan belajar media sosial,  karena pantai Bido bisa jadi objek wisata terkenal.

Sementara itu, Bupati Pulau Morotai Beny Laos ketika dihubungi sebelumnya menyatakan akan terus mempromosikan ikon pariwisata seperti pantai Bido dan bawah laut Galo-Galo Morotai, guna menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.

Pewarta: Abdul Fatah

Editor : Lexy Sariwating


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2019