Gubernur Maluku Utara (Malut) Abdul Gani Kasuba menyatakan, kontribusi PT Perikanan Nusantara (Perinus)  melalui ekspor komoditi ikan jenis cakalang dari Bacan ke Negara Jepang sebanyak 50 ton dapat menggairahkan pengembangan potensi perikanan di daerah ini.

"Malut saat ini telah dijadikan sebagai Lumbung Ikan Nasional (LIN), sehingga kehadiran PT Perinus ini bisa mengembangkan potensi perikanan dan targetnya setiap bulan akan dilakukan ekspor komoditi perikanan Halsel ke luar negeri," kata Gubernur saat melakukan ekspor perdana ikan jenis cakalang ke Jepang, Jumat.

Menurut dia, di Malut sendiri ada tiga kabupaten yakni Halmahera Selatan, Kepulauan Sula dan Morotai sebagai lumbung ikan akan dibangun pos-pos untuk menjaga komoditi perikanan di daerah ini.

Sehingga, Pemprov Malut telah menyampaikan ke Presiden Jokowi dan Menteri KP Edhy Prabowo untuk pengembangan potensi perikanan guna mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Ekspor perdana PT Perinus yang dilaksanakan ini sejalan dengan program Pemkab Halsel untuk merealisasikan ekspor perdana langsung dari Pulau Bacan dan ekspor dari Perinus cabang Bacan ini sebanyak 50 ton melalui tiga kontainer dengan ukuran 20 feet dengan nilai ekspor sebesar 72.000 dollar,

Gubernur menambahkan, pihaknya prioritaskan pengembangan perikanan berbasis komoditi unggulan yaitu dengan mendorong 4 (empat) komoditi unggulan perikanan yaitu Tuna, Cakalang, Rumput Laut dan Udang Vaname yang saat ini menjadi fokus pengembangan di Malut.

Dia mengakui, saat ini tengah diantisipasi terkait perkembangan ekspor perikanan Maluku Utara yang saat ini telah dapat dilakukan secara langsung dari Malut, karena investasi industri perikanan yang sampai saat ini masih berjalan lambat karena beberapa kebijakan pemerintah yang dianggap menghambat.

"Selain itu, masih minimnya Infrastruktur perikanan yang butuh perhatian pemerintah pusat seperti Pelabuhan Perikanan dan Balai Budidaya, sehingga perlunya peningkatan bantuan armada penangkapan dan alat tangkap bagi nelayan di Malut.

Sementara itu, Direktur Utama PT Perikanan Nusantara (Persero), M Yana Aditya menyatakan, BUMN melalui PT Perinus akan berupaya membangkitkan sektor perikanan di Malut, karena harapan Gubernur Malut Abdul Gani Kasuba dan Bupati Halsel Bahrain Kasuba akan mendukung pengembangan ekonomi bagi nelayan di daerah ini.
Ikan cakalang beku dari Bacan yang akan di ekspor ke Negara Jepang (Abdul Fatah)

Di samping ekspor ikan jenis cakalang ke Jepang, PT Perinus telah mengekspor gurita ke perusahaan Jepang Ajirushi Inc dengan nilai 169,5 ribu dollar yang terdiri dari frozen octopus, bahkan selain Jepang, PT Perikanan Nusantara telah menjalin kerjasama dengan beberapa negara diantaranya Singapura, Malaysia, China, Thailand, Vietnam, Filipina dan Amerika Serikat.

Dia menambahkan, ekspor perdana yang dilaksanakan ini sejalan dengan program Pemkab Halsel untuk merealisasikan ekspor perdana langsung dari Pulau Bacan dan ekspor dari Perinus cabang Bacan ini sebanyak 50 ton melalui tiga kontainer dengan ukuran 20 feet dengan nilai ekspor sebesar 72.000 dollar dan pengiriman eskpor ke Jepang dilakukan pula pengiriman ikan cakalang ke perusahaan perikanan dalam mengeri menuju Surabaya, Jawa Timur sebanyak 100 ton.

 

Pewarta: Abdul Fatah

Editor : Lexy Sariwating


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2019