Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut IX di Ambon mulai mengaktifkan kembali pelatihan pramuka saka bahari yang berorientasi di bidang kemaritiman dan keamanan laut.
Kepala Dinas Penerangan Lantamal IX, Mayor Laut (E) Wahyu Broto di Ambon, SeninĀ mengatakan, pelatihan tersebut dimaksudkan untuk menghidupkan kembali gerakan pramuka di bidang kemaritiman dan keamanan laut.
"Pelatihan ini sudah cukup lama tidak dilaksanakan dan sekarang kami hidupkan kembali. Tujuannya untuk memberi pembekalan kepada semua anggota Saka Bahari yang merupakan siswa/siswi SMA di Ambon agar menyadari tanggungjawabnya terhadap bangsa dan negara melalui ilmu, kecakapan dan kemampuan mengembangkan potensi bahari di wilayah masing-masing," kata Wahyu Broto.
Dia mengatakan, selain memanfaatkan dan melestarikan potensi bahari, para pelajar SMA itu juga dituntut untuk memupuk jiwa kebaharian dan menjadikan laut sebagai alat pemersatu bangsa.
"Selain itu mereka harus dapat menanamkan jiwa keberanian dalam diri untuk menghadapi segala rongrongan dan tantangan demi eksistensi bangsa dan negaranya," katanya.
Dia menjelaskan, para anggota pramuka saka bahari digembleng di Lantamal IX di Desa Halong, Kecamatan Baguala setiap minggu. Mereka dilatih oleh sejumlah mahasiswa dari beberapa universitas di Ambon dan para personil Lantamal IX, baik bintara maupun perwira.
Kegiatan tersebut dikoordinir oleh Kepala Pengurus Harian Saka Bahari Daerah Maluku, Letkol Laut (KH) Drs. Darmawi Hamid yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pembinaan Potensi MaritimĀ (Kadispotmar) Lantamal IX.
"Materi pelajaran yang diberikan kepada mereka antara lain pengenalan tentang keamanan laut dan alat tangkap ikan yang mungkin digunakan kapal asing di perairan Indonesia," jelas Wahyu Broto.
Selain itu, mereka juga dikenalkan dengan jenis-jenis kapal perang Indonesia (KRI) hingga kehidupan para prajurit TNI AL di atas kapal.
Para siswa/siswi SMA itu selain mendapat materi terkait kemaritiman dan bahari, mereka juga diberi pengetahuan dasar pramuka seperti penggunaan bendera semaphore untuk berhubungan dengan orang lain ketika terpisah di tempat yang jauh.
COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2010
Editor :
COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2010