Provinsi Maluku menjadi tuan rumah Forum Silaturrahim Lembaga Dakwah Kampus Nasional (FSLDKN) ke-15, dijadwalkan penyelenggaraannya di Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon, 1 - 5 Juli 2010. Ketua Panitia FSLDKN ke-15, Daud Usman Souwakil dari Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Al-Ikhwan Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon, kepada ANTARA, Selasa, mengatakan, kegiatan yang melibatkan 2000 aktivis LDK se- Indonesia untuk memilih itu, merupakan FSLDKN yang pertama kalinya diadakan di wilayah Indonesia bagian timur. "Sebelumnya diadakan di Universitas Airlangga dan Provinsi Jawa Timur yang menjadi tuan rumah FSLDK ke-14. Kegiatan ini juga untuk menentukan provinsi mana yang akan menggelarnya pada 2010," katanya. Ia menjelaskan, selain ada musyawarah pemilihan ketua Pusat Komunikasi (Puskom) FSLDKN yang baru, FSLDKN ke-15 juga akan diisi dengan simposium nasional dakwah kampus, seminar muslimah nasional, workshop kehumasan, pelatihan manajemen LDK nasional, sekolah LDK, pelatihan jurnalistik, pementasan budaya dan kearifan lokal Maluku, serta peluncuran buku bertajuk Renovasi Dakwah Kampus, karangan Arya Sandhiyudha. "Kegiatan ini akan berlangsung selama lima hari di ruang auditorium kampus Unpatti Ambon," ujarnya. Souwakil menyatakan, kegiatan ini akan menghadirkan Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri, Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh , salah seorang anggota DPR RI Mustafa Kamal dan mantan Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla sebagai tokoh bangsa, serta tokoh Nahdatul Ulama (NU) Salahudin Wahid dan Ketua Persatuan Gereja Indonesia (PGI) Andreas Yewangoe. Rektor Unpatti Ambon, H.B. Tetelepta dan Budayawan Maluku M. Noer Tawainella, serta pemerhati dakwah kampus Sabtu Waluyo, ketua-ketua umum dari berbagai organisasi pemuda seperti Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dan Pelajar Islam Indonesia (PII) juga akan turut hadir sebagai pembicara. "Sebelumnya kegiatan ini dijadwalkan akan dibuka oleh Presiden SBY, tetapi karena beliau berhalangan, maka akan dibuka oleh Menteri Pendidikan," katanya. Menurut Souwakil, konfrensi pemuda internasional yang menjadi bagian dari pergerakan mahasiswa untuk perdamaian juga akan diselenggarakan saat berlangsungnya forum silatuturrahim antar aktivis LDK dari berbagai universitas di Indonesia tersebut. "Hasil konfrensi akan dibacakan di monumen Gong Perdamaian Dunia pada 2 Juli mendatang oleh perwakilan mahasiswa dari Malaysia dan Brunai Darussalam," katanya Ia menambahkan, dengan adanya konfrensi pemuda internsional itu, para mahasiswa dari berbagai universitas di Indonesia, khususnya di Maluku bisa semakin memperkokoh jalinan persaudaraan meski berasal dari berbagai komunitas, agama dan ras untuk memajukan Indonesia ke depan. "Kegiatan ini juga akan menunjukan kepada dunia internasional bahwa Maluku semakin damai dan mahasiswa Indonesia, khususnya Maluku tidak akan terpengaruh dengan berbagai isu-isu profokatif yang akan menghancurkan bangsa," kata Daud Usman Souwakil.


:

COPYRIGHT © ANTARA 2026