Ambon (Antara Maluku) - Pasangan calon Gubernur - Wakil Gubernur Abdullah Tuasikal - Hendrik Lewerissa yang disosialisasikan dengan julukan BETA-TULUS (Bhineka Tunggal Ika Tuasikal-Lewerissa untuk Siwalima), menjaring dukungan kaum perempuan di berbagai wilayah, guna memenangkan Pilkada Maluku 11 Juni 2013.

"Saya banyak menghadiri undangan kaum ibu yang bersimpati dengan pasangan Tuasikal-Lewerissa untuk berdialog seputar visi dan misi serta program prioritas yang akan dilakukan jika terpilih pimpin Maluku lima tahun mendatang," kata salah seorang tim pemenangan pasangan BETA-TULUS, Mirati Dewaningsih, di Ambon, Kamis.

Mirati yang juga istri calon Gubernur Abdullah Tuasikal tersebut mengatakan, banyak permintaan dari organisasi perempuan yang ada di kabupaten - kota untuk bertemu dengan pasangan Tuasikal-Lewerissa dan tim suksesnya, guna bersdikusi sekaligus menyatakan dukungan politik terhadap pasangan ini.

Pertemuan dengan berbagai organisasi perempuan yang umumnya ibu rumah tangga tersebut, katanya, disesuaikan dengan jadwal kampanye pasangan tersebut, sehingga tidak dianggap melanggar aturan yang ditetapkan KPU dan Panwas.

Miraty yang menjadi motor penggalangan dukungan suara kaum ibu rumah tangga tersebut mengaku, belum bisa bertemu langsung dengan sejumlah komponen organisasi perempuan, tetapi komunikasi intenssif dilakukan melalui sarana komunikasi.

"Jadi tidak ada paksaan bagi kaum ibu untuk memilih pasangan BETA-TULUS. Ini murni aspirasi kaum ibu yang simpatgi dengan perjuangan serta profil pasangan Tuasikal-Lewerissa," katanya.

Miraty yang juga anggota DPR-RI daerah pemilihan Maluku tersebut juga mengaku di berbagai kesempatan bertemu dengan kaum ibu, dirinya mengajak mereka untuk menentukan pilihan sesuai hati nurani dan bukan karena keterpaksaan atau dorongan orang lain.

Kaum ibu juga diajak untuk menggalang dukungan untuk pasangan Tuasikal-Lewerissa dengan cara-cara yang simpatik, tidak memaksa maupun mendiskreditkan atau menjelek-jelekkan pasangan lainnya.

"Semua simpatisan telah diajak untuk menggalang dukungan dengan cara simpatik dan tidak mendiskreditkan pasangan lain. Jika ada yang menjelek-jelekkan pasangan BETA-TULUS tidak usah diladeni, mengingat masyarakat semakin cerdas untuk memilih pasangan mana yang layak menjadi pemimpin mereka lima tahun mendatang," katanya.

Ditambahkannya, tim pemenangan pasangan BETA-TULUS lebih giat menggalang dukungan suara melalui model kampanye simpatik yang dilakukan di berbagai wilayah, karena dinilai lebih efektif dan menyentuh hingga ke masyarakat lapisan bawah.

Miraty menambahkan, tim pemenangan akan memanfaatkan kampanye putaran terakhir, Jumat (7/6) pagi dengan menghadirkan ribuan massa pendukung di lapangan merdeka, dengan menghadirkan dua calon Presiden yakni Prabowo Subiyanto dan Wiranto untuk memitivasi para pendukung menentukan pilihan politinya dengan memilih pasangan nomor urut satu itu pada Pilkada 11 Juni 2013.

"Prabowo yang Ketua Dewan Pembina partai Gerindra serta Wiranto selaku Ketua Umum Partai Hanura, maupun Yusril Ihza Mahendra dan Mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso yang juga Ketua Umum PKPI, akan memotivasi para pemilih agar memantapkan pilihannya kepada pasangan BETA-TULUS, sehingga dapat memastikan pasangan ini menang dalam Pilkada 11 Juni 2013," ujar Miraty Dewaninggsih.

Pilkada Maluku 11 Juni diikuti lima pasangan yakni Abdullah Tuasikal - Hendrik Lewerissa (BETA - TULUS) menempati nomor satu, Jacobus Puttileihalat - Arifin Tapi Oyihoe (BOBARA) nomor dua, Abdullah Vanath - Marthin Maspaitella (DAMAI) nomor tiga.

Sedangkan Herman Koedoeboen- Daud Sangaji (MANDAT) nomor empat dan nomor urut lima adalah pasangan Said Assagaff - Zeth Sahuburua (SETIA).

Pilkada Maluku 2013 untuk menggantikan Karel Albert Ralahalu - Said Assagaff sebagai pasangan Gubernur Wakil Gubernur 2008-2013 yang masa kepemimpinannya akan berakhir 15 September 2013.

Pewarta: James F. Ayal
: John Nikita S

COPYRIGHT © ANTARA 2026