"Saya saat mendengar bahwa sejumlah PPK akan melaksanakan rekapitulasi perhitungan suara langsung menegur KPU SBT agar proses itu diulangi karena melanggar keputusan jadwal tahapan Pilpres," kata Ketua Panwaslu setempat, Saleh Tianotak, dihubungi dari Ambon, Senin.
Dia sempat mendengar rekapitulasi hendaknya dilaksanakan di PPK Seram Timur dan Gorom Timur pada 11 Juli 2014.
Namun, setelah menegur KPU SBT bahwa tahapan rekapitulasi perhitungan suara di tingkat PPK dijadwalkan 13 - 15 Juli 2014, makanya diulang.
"Jadi rekapitulasi perhitungan suara di PPK Seram Timur diulang pada 13 Juli 2014, menyusul awalnya dilaksanakan 11 Juli," ujar Saleh.
Dia mengakui, berdasarkan koordinasi dengan panitia pengawas kecamatan maupun relawan, maka dipastikan pelaksanaan Pilpres di SBT berlangsung aman dan lancar.
"Hingga saat ini belum ada laporan pelanggaran maupun klaim dari tim sukses, baik pasangan Prabowo - Hatta maupun Jokowi - JK," tegas Saleh.
Dia mengimbau panwascam maupun relawan agar mengawal ketat pelaksanaan rekapitulasi perhitungan suara di tingkat PPK yang jadwalnya hingga 15 Juli 2014.
"Ketentuan perundang - undangan harus ditegakkan agar penyelenggaraan Pilpres di SBT berlansung aman, lancar dan sukses," kata Saleh.
Sebelumnya, Ketua KPU SBT Kisman Kilian, mengisyaratkan, tingkat partisipasi pemilih saat Pilpres di Kabupaten setempat cenderung menurun dibandingkan Pileg 9 April lalu.
"Berdasarkan laporan dari panitia pemungutan suara (PPS) yang sedang melaksanakan rekapitulasi perhitungan suara terjadi kecenderungan tingkat partisipasi pemiih menurun," ujarnya.
Hanya saja, lanjutnya, berapa persen penurunan tingkat partisipasi itu belum bisa diketahui. Biasanya saat rekapitulasi di tingkat panitia pemungutan kecamatan (PPK) sudah bisa diketahui jumlahnya.
"Pastinya tidak bisa mencapai tingkat partisipasi saat penyelenggaraan Pileg pada 9 April 2014 yang mencapai lebih dari 80 persen," kata Kisman.
Saat Pileg di Kabupaten Kepulauan SBT miliki daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 88.304 pemilih yang tersebar di 303 tempat pemungutan suara (TPS).
Sedangkan, DPT Pilpres sebanyak 87.673 orang yang tersebar di 237 TPS, menyusul daftar pemilih sementara hasil perbaikan (DPSHP) Pilpres sebanyak 86.439 pemilih.
Dia memprakirakan, menurunnya tingkat partisipasi pemilih saat Pilpres karena dipengaruhi penyelenggaraan piala dunia sepakbola di Brazil sejak 13 Juni 2014.
"Masyarakat SBT meminati sepakbola, apalagi tayangan TV yang menyiarkan pertandingan Jerman melawan Brazil menjelang pelaksanaan Pilpres sehingga pemilih kurang mendatangi TPS," ujar Kisman.
Pilpres 9 Juli 2014 diikuti pasangan Capres dan Cawapres, Prabowo Subianto - Hatta Rajasa dengan nomor urut 1, sedangkan Joko Widodo - Jusuf Kalla nomor urut 2.
Pewarta: Lexy Sariwating: John Nikita S
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.