Ternate (ANTARA) - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) melalui Kedeputian Operasi dan Kesiapsiagaan Kantor Pusat, menggelar Uji Pelaksanaan Operasi (Ujilakop) secara mendadak di Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Ternate.

Deputi Operasi Pencarian dan Pertolongan serta Kesiapsiagaan Basarnas RI, Mayjen TNI (Mar) Edy Prakoso di Ternate, Rabu menjelaskan bahwa Ujilakop merupakan program rutin dari Kantor Pusat Basarnas untuk mengukur secara nyata kesiapan personel, alat utama (alut), serta sarana dan prasarana yang dimiliki oleh kantor SAR di daerah.

Edy  hadir langsung dalam kegiatan tersebut didampingi Kepala Kantor SAR Ternate Iwan Ramdani, bersama jajaran.

“Kehadiran tim pusat ke Kantor SAR Ternate ini tidak diketahui sebelumnya. Begitu tiba, kami langsung menyampaikan skenario kejadian berupa kecelakaan kapal kepada Kepala Kantor. Dengan demikian, seluruh tahapan, prosedur, hingga dokumen yang ada bisa diuji secara nyata,” ungkapnya.

Menurut Edy, pemilihan skenario kecelakaan kapal bukan tanpa alasan. Wilayah kerja Kantor SAR Ternate dikenal memiliki potensi kecelakaan laut yang cukup tinggi, mengingat Maluku Utara merupakan daerah kepulauan dengan intensitas aktivitas pelayaran masyarakat maupun kapal niaga yang padat.

“Ini murni simulasi mendadak, bukan sesuatu yang sudah dikondisikan sebelumnya. Justru dari situ kita bisa menilai kesiapan personel, metode, maupun langkah-langkah Kantor SAR Ternate dalam menangani operasi pencarian dan pertolongan,” tambahnya.

Pelaksanaan Ujilakop berlangsung dengan melibatkan seluruh unsur di Kantor SAR Ternate. Para personel dituntut untuk segera menyiapkan peralatan, menyusun strategi operasi, hingga melaksanakan langkah-langkah pertolongan sesuai dengan skenario yang diberikan.

Selain menekankan pada aspek teknis, kegiatan ini juga menguji koordinasi dan komunikasi antarpersonel serta kesiapan sistem administrasi yang menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran operasi pencarian dan pertolongan.

Edy menegaskan, hasil evaluasi dari kegiatan Ujilakop di Ternate nantinya akan dijadikan masukan penting bagi Kantor Pusat Basarnas. Evaluasi tersebut akan menjadi dasar penyusunan strategi peningkatan kapasitas, perbaikan prosedur, dan penguatan kesiapan operasi SAR di seluruh Indonesia.

“Kita ingin memastikan bahwa setiap kantor SAR di daerah benar-benar siap menghadapi kondisi darurat, kapan pun itu terjadi. Ujilakop semacam ini merupakan salah satu cara kita untuk menjaga kesiapsiagaan agar Basarnas selalu tanggap dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” pungkasnya.

Dengan adanya uji mendadak ini, diharapkan seluruh personel SAR Ternate semakin terbiasa menghadapi situasi darurat, sekaligus meningkatkan disiplin serta profesionalisme dalam menjalankan tugas kemanusiaan.
 



Pewarta: Abdul Fatah
Editor : Ikhwan Wahyudi

COPYRIGHT © ANTARA 2026