Ambon (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Maluku bersama Kodam XV/Pattimura memberikan layanan kesehatan gratis kepada ratusan warga di Negeri Aboru, Kecamatan Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, sebagai upaya meningkatkan akses pelayanan medis di wilayah kepulauan.

Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, di Maluku Tengah, Sabtu, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kolaborasi antara pemerintah daerah dan TNI dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di sektor kesehatan.

“Pelayanan kesehatan gratis ini menjadi prioritas kami untuk menjangkau masyarakat di wilayah terpencil yang masih memiliki keterbatasan akses terhadap fasilitas medis,” ujar dia.

Kegiatan tersebut diikuti ratusan warga Negeri (Desa) Aboru.Tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan meningkatnya kesadaran akan pentingnya layanan kesehatan, sekaligus mencerminkan besarnya kebutuhan akses medis di wilayah kepulauan.

Kegiatan yang dipusatkan di Gereja Bethel Aboru tersebut melibatkan 11 tenaga kesehatan dari Pemprov Maluku dan 19 tenaga medis dari Puskesmas Haruku-Sameth. Berbagai layanan diberikan secara gratis, mulai dari pemeriksaan umum hingga layanan spesialis.

Selain layanan medis, Gubernur Maluku bersama Pangdam XV/Pattimura turut membagikan kacamata gratis bagi warga lanjut usia berusia 40 tahun ke atas. Program tersebut menjadi salah satu prioritas yang rutin dilaksanakan dalam setiap kunjungan pelayanan kesehatan ke desa-desa.

Di sisi lain, sebanyak 89 warga kurang mampu juga menerima bantuan beras SPHP masing-masing 5 kilogram dari Kodim 1504/Ambon. Penerima manfaat terdiri dari janda, duda, yatim, lansia hingga penyandang disabilitas.

Data pelayanan mencatat sebanyak 359 warga telah memanfaatkan layanan kesehatan, dengan rincian 33 pasien pengobatan umum, 74 pasien gigi, 166 pasien mata, 36 pasien anak, dan 50 pasien penyakit dalam.

Direktur RSUD Dr  M Haulussy Ambon, dr Winny Natacia Leiwakabessy, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, dan tim medis TNI.

“Dalam kegiatan ini kami menghadirkan tiga dokter spesialis, yaitu spesialis penyakit mulut, spesialis penyakit dalam, dan spesialis anak, didukung dokter umum serta perawat,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembagian kacamata gratis merupakan program yang selalu dititipkan Gubernur Maluku dalam setiap agenda pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah terpencil.

Menurutnya, kegiatan serupa diharapkan dapat dilakukan secara rutin guna menjangkau masyarakat yang kesulitan mengakses layanan kesehatan di Kota Ambon.

“Memang tidak semua tindakan medis bisa dilakukan di lokasi, tetapi setidaknya pemeriksaan awal bisa menentukan pasien mana yang perlu dirujuk dan mana yang bisa ditangani di puskesmas,” katanya.



Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul Azis
Uploader : Moh Ponting

COPYRIGHT © ANTARA 2026