Ambon (ANTARA) - Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) Ambon, memfasilitasi pelaksanaan uji kompetensi keahlian (UKK) bagi guru SMK bidang perikanan se-Provinsi Maluku guna meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) vokasi berbasis dunia kerja.

“Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama dengan Balai Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Kelautan Perikanan, Teknologi Informasi dan Komunikasi dengan skema sertifikasi klaster pembenihan ikan hias air tawar (Nemo),” kata Kepala BPPP Ambon Abubakar di Ambon, Sabtu.

Dalam pelaksanaannya, UKK tersebut melibatkan asesor dari Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan Ambon sebagai bentuk sinergi lintas sektor dalam mendukung program peningkatan kompetensi guru kejuruan berbasis kebutuhan industri.

Ia mengatakan kolaborasi tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat kualitas SDM kelautan dan perikanan di Maluku agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Untuk memaksimalkan pembangunan SDM kelautan perikanan di Maluku pihaknya juga menjalin kerja dengan Japan International Cooperation Agency.

Dikatakannya, BPPP Ambon akan dilengkapi laboratorium bahasa Jepang serta tenaga ahli dari Jepang yang mulai bertugas pada 2026 hingga 2029.

Selain itu, kata dia, sejak tahun ini BPPP Ambon juga telah diperkuat dengan berbagai fasilitas pelatihan modern, antara lain simulator navigasi kapal penangkap ikan (fishing and navigation/bridge simulator), engine simulator, serta laboratorium bahasa Inggris khususnya maritime English yang mengacu pada standar International Maritime Organization melalui konvensi STCW-F (Standards of Training, Certification, and Watchkeeping for Fishing Vessel Personnel).

"Dengan penguatan sarana dan prasarana pelatihan serta sertifikasi bagi awak kapal perikanan sesuai standar STCW-F, diharapkan kapasitas peserta meningkat sehingga dapat bekerja di sektor kelautan dan perikanan, baik di dalam maupun luar negeri, khususnya Jepang serta negara lain seperti Korea Selatan dan Spanyol," katanya.

Abubakar menambahkan, BPPP Ambon memiliki sejumlah tugas strategis dalam meningkatkan kapasitas SDM kelautan dan perikanan di Maluku, antara lain menyelenggarakan pelatihan teknis dan manajerial bagi nelayan, pembudi daya, dan pelaku usaha perikanan, melaksanakan sertifikasi kompetensi profesi, serta memberikan penyuluhan untuk mendukung praktik perikanan berkelanjutan.

Selain itu, BPPP Ambon juga berperan dalam pengembangan kurikulum pelatihan berbasis kebutuhan industri, peningkatan kompetensi tenaga pendidik dan instruktur, serta memperluas kerja sama internasional guna membuka peluang kerja bagi lulusan sektor kelautan dan perikanan.

Melalui berbagai program tersebut, diharapkan SDM perikanan di Maluku semakin profesional, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu memenuhi standar global di sektor kelautan dan perikanan.



Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul Azis
Editor : Luqman Hakim

COPYRIGHT © ANTARA 2026