Pantauan Antara, Sabtu, pedagang sudah menaikan harga ayam berkisar antara Rp50.000 hingga Rp60.000/ekor akibat kenaikan di tingkat peternak.
"Harga ayam sudah naik di tingkat peternak, jadi untuk tidak merugi kami menaikkan harga dari yang biasanya Rp40.000 menjadi Rp50.000-Rp60.000/ekor, tergantung ukuran besar dan kecilnya ayam," kata Dullah, pedagang ayam di pasar Mardika.
Lain hal dengan daging ayam broiler beku yang didatangkan dari Subaraya, lanjutnya, yang mencapai harga Rp32.000/kg itupun juga sudah naik dari yang biasanya Rp28.000/kg pada dua hari yang lalu.
"Daging ayam yang kita jual ini segar-segar belum kena es, sebab hasil pembelian dari para peternak masih hidup, nanti sampai di pasar baru disembelih, jadi daging masih segar," ujarnya.
Ditanya perubahan naik ini sudah berlangsung berapa lama, Dullah mengatakan sudah tiga hari yang lalu tetapi penjualan juga tergantung ukuran besar dan kecilnya ayam.
"Informasi yang kami dengar dari peternak bahwa harga pakan ternak sudah mulai naik tingkat produksi, untuk tidak merugi mereka menaikan harga jual ayam," katanya.
Sedangkan daging ayam beku yang didatangkan dari Surabaya yang ditawarkan beberapa pedagang di pasar maupun pasar swalayan dan supermarket juga bervariasi mulai dari Rp32.000 hingga Rp33.000/kg.
Untuk daging ayam kampung masih tetap berkisar antara Rp75.000 hingga Rp95.000/ekor untyuk jenis pejantan dan Rp50.000 hingga Rp55.000/ekor jenis betina, itupun tergantung ukuran ayam.
Pewarta: John Soplanit: John Nikita S
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.