Ambon (ANTARA) - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Ambon menyediakan sebanyak 3.100 kuota mudik gratis Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 bagi masyarakat di wilayah Maluku.
Kepala Bidang Lalu Lintas Laut KSOP Ambon Iyan Ashari di Ambon, Senin mengatakan, program mudik gratis tersebut merupakan inisiatif Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut untuk membantu masyarakat merayakan Natal dan Tahun Baru bersama keluarga dengan aman dan nyaman.
“Untuk Kota Ambon, Kementerian Perhubungan menyediakan kuota mudik gratis sebanyak 3.100 penumpang dengan menggunakan lima kapal cepat yang diberangkatkan dari Pelabuhan Slamet Riyadi Ambon,” kata Iyan.
Ia menjelaskan, lima kapal cepat yang dilibatkan akan melayani sejumlah rute antarpulau di wilayah Maluku dan sekitarnya, menyesuaikan kebutuhan mobilitas masyarakat selama periode Nataru.
Kelima kapal tersebut yakni Cantika Lestari 77B yang melayani rute Ambon-Damar-Leti-Moa-Kisar-Lurang. Selanjutnya, Cantika Lestari 5E melayani rute Ambon-Ambalau-Namrole-Leksula.
Selain itu, Cantika Lestari 9F melayani rute Ambon-Buano-Kawasi-Ternate-Sofifi-Manado, Cantika Lestari 10C melayani rute Ambon-Buano-Kobisadar-Weda, serta Cantika Lestari 6E yang melayani rute Ambon-Bula-Geser-Gorom-Kesui.
Iyan mengatakan, program mudik gratis ini diharapkan dapat mengurangi beban biaya transportasi masyarakat, sekaligus mengantisipasi lonjakan penumpang pada angkutan laut selama Natal dan Tahun Baru.
Ia menambahkan, untuk mengikuti program mudik gratis tersebut, calon penumpang diwajibkan menunjukkan kartu tanda penduduk (KTP) saat pendaftaran maupun keberangkatan.
“Sementara bagi anak-anak dan balita yang belum memiliki KTP, harus dapat menunjukkan kartu keluarga sebagai persyaratan administrasi,” ujarnya.
KSOP Ambon juga mengimbau masyarakat agar memanfaatkan program mudik gratis ini dengan tertib serta mengikuti seluruh ketentuan yang telah ditetapkan demi keselamatan dan kelancaran pelayaran selama periode Nataru 2025/2026.
