Ambon (ANTARA) - Bupati Seram Bagian Timur (SBT) Fachri Husni Alkatiri mengimbau masyarakat, asal Kabupaten Seram Bagian Timur, agar tidak mudah terprovokasi oleh konflik yang kembali terjadi di kawasan Arbes–UIN AMSA Desa Batumerah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.

“Konflik ini jangan disikapi dengan emosi. Saya mengajak seluruh masyarakat, terutama warga SBT yang ada di Ambon, untuk menahan diri dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memperkeruh keadaan,” kata dia di Ambon, Sabtu.

Hal itu dikatakannya setelah konflik antarwarga tersebut menyebabkan korban asal Kabupaten Seram Bagian Timur harus dilarikan ke rumah sakit dan mendapat perawatan intensif.

Ia menegaskan bahwa setiap persoalan harus diserahkan sepenuhnya kepada aparat keamanan untuk ditangani sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Masyarakat diminta tetap menjaga ketertiban dan tidak melakukan tindakan yang dapat memperluas konflik.

“Tidak ada korban jiwa, namun ini menjadi keprihatinan kita bersama. Keamanan dan keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas,” ujarnya.

 

 

 

Sementara itu, bentrokan antar kelompok pemuda yang terjadi itu telah mengakibatkan sedikitnya 10 orang mengalami luka-luka akibat anak panah, senjata tajam, dan benda tumpul yang saat ini tengah menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Kota Ambon.

Bupati SBT juga menyampaikan dukungan terhadap langkah cepat Gubernur Hendrik Lewerissa dalam menginisiasi pertemuan darurat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), aparat keamanan, tokoh agama, dan tokoh masyarakat guna meredam situasi.

Ia mengapresiasi komitmen aparat keamanan, khususnya Polda Maluku, dalam melakukan penyelidikan secara profesional dan mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam penegakan hukum.

“Kita semua percaya aparat bekerja sesuai aturan. Mari jaga Maluku tetap aman dan damai, apalagi kita masih dalam suasana perayaan Natal,” kata dia.

Ia juga mengajak para tokoh masyarakat dan tokoh agama untuk ikut berperan aktif menenangkan warga serta memperkuat pesan-pesan persaudaraan dan toleransi agar konflik serupa tidak kembali terulang.

Baca juga: Polda Maluku tindak tegas pelaku tawuran bawa senjata tajam di UIN Ambon



Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul Azis
Editor : Ikhwan Wahyudi

COPYRIGHT © ANTARA 2026