Ternate (ANTARA) - Aparat Kepolisian Polres Halmahera Barat (Halbar), Maluku Utara (Malut) diinstruksikan untuk turun ke daerah terdampak untuk membantu warga menjadi korban banjir melanda permukiman warga dalam sepekan terakhir.
Kabid Humas Kombes Pol Wahyu Istianto Bram dihubungi dari Ternate, Jumat, mengatakan, seluruh personel telah diperintahkan untuk membantu korban banjir yang melanda 17 desa di Halmahaera Barat.
Air dengan ketinggian sekitar satu meter merendam rumah-rumah warga serta menutup jalan raya sepanjang kurang lebih 1 km yang merupakan akses utama menuju Desa Sahu. Kondisi tersebut sempat menimbulkan kepanikan, namun sebagian besar warga memilih bertahan untuk mengamankan barang-barang berharga.
"Polres Halmahera Barat melalui Satuan Samapta bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat. Personel langsung turun ke lokasi untuk membantu warga terdampak dan memastikan situasi tetap aman," ujar Kabid Humas Polda Maluku Utara.
Sehingga, seluruh jajaran turun ke lapangan saat hujan lebat sejak Selasa malam tak hanya membasahi bumi Halmahera Barat, tetapi juga membawa kecemasan bagi warga di Halbar, akibat adanya aliran air dari perbukitan di belakang desa tiba-tiba meluap dan menggenangi permukiman warga.
Ia menambahkan, warga dievakuasi ke rumah adat desa yang dijadikan sebagai tempat perlindungan sementara.
Selain itu, personel Sat Samapta juga melakukan pemantauan secara berkelanjutan serta berkoordinasi dengan aparat desa guna mengantisipasi kemungkinan bertambahnya debit air.
Kabid Humas Polda Maluku Utara turut mengimbau masyarakat agar tetap waspada mengingat curah hujan di wilayah Kecamatan Sahu Timur masih tergolong tinggi. Warga diminta untuk mengutamakan keselamatan diri dan keluarga serta menghindari aktivitas yang berisiko di tengah kondisi cuaca ekstrem.
"Polri akan terus hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi bencana alam. Kami berkomitmen memberikan perlindungan dan rasa aman, serta memastikan keselamatan warga menjadi prioritas utama," katanya.
Seperti diketahui, dalam kondisi darurat tersebut, anggota Polres Halmahera Barat bersama tim gabungan turun langsung ke lokasi terdampak. Dengan menembus genangan air, lumpur, serta material kayu yang terbawa arus banjir, petugas mengevakuasi warga ke tempat yang lebih aman, seperti kantor desa dan rumah warga di dataran yang lebih tinggi.
"Perhatian khusus diberikan kepada kelompok rentan, termasuk lansia, anak-anak, dan warga yang sakit," kata Kabid Humas.
