Ambon (ANTARA) -

Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa menyatakan, kegiatan Ramadhan Bikin Asik 2026 bukan sekadar hiburan selama bulan suci, tetapi menjadi ajang pembinaan generasi muda melalui berbagai kegiatan kreatif dan keagamaan.

“Saya membuka kegiatan Ramadhan Bikin Asik 2026. Kegiatan ini bukan sekadar menghadirkan hiburan positif, tetapi juga menjadi ruang pembinaan bakat, penguatan silaturahmi, sekaligus wadah kolaborasi lintas komunitas,” kata gubernur, di Ambon, Kamis.

Menurutnya, berbagai lomba seperti lagu pop religi, pentas seni, dan kreativitas anak muda lainnya menunjukkan bahwa Ramadhan dapat dirayakan secara positif, kreatif, dan tetap bernilai ibadah.

Ia mengatakan, kegiatan tersebut juga bertujuan mencari dan membina bibit-bibit baru, khususnya penyanyi muda berbakat, dengan memberikan ruang panggung serta pembinaan yang tepat.

Selain itu, gubernur juga mengapresiasi keterlibatan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang membuka stan bazar kuliner Ramadhan dalam kegiatan tersebut.

“Kehadiran para pelaku UMKM bukan hanya menambah semarak acara ini, tetapi juga menjadi bentuk nyata pemberdayaan ekonomi masyarakat. Membangun Maluku bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga membangun karakter, kreativitas serta generasi muda yang percaya diri dan berdaya saing,” katanya.

Ia juga mengajak masyarakat menjadikan bulan Ramadan sebagai momentum memperkuat persaudaraan, mempererat toleransi, serta menumbuhkan semangat berbagi demi kebaikan Maluku.

Sementara itu, Koordinator acara dari penyelenggara Bluea Ocean Organize Maluku Zein Anwar mengatakan, kegiatan Ramadhan Bikin Asik tahun ini merupakan penyelenggaraan yang ketujuh sejak pertama kali digelar pada masa pandemi COVID-19.

Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan terus menjadi agenda tahunan yang mampu menyemarakkan bulan Ramadhan sekaligus memberi manfaat bagi masyarakat.

“Event ini sudah dilaksanakan sejak masa pandemi dan sekarang menjadi agenda tahunan. Selain menyemarakkan Ramadhan, kegiatan ini juga memberi ruang bagi UMKM untuk tumbuh dan bagi masyarakat untuk menyalurkan kreativitas,” ujarnya.

Ia menjelaskan, setiap tahun kegiatan Ramadhan Bikin Asik selalu menghadirkan konsep yang berbeda. Tahun ini panitia mengusung konsep yang mengikuti tren olahraga, seperti Ramadhan run, selain kegiatan ngabuburit dan bazar takjil.

Melalui konsep tersebut, panitia berharap berbagai komunitas, khususnya komunitas lari, dapat berkumpul dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Ke depan, pihak penyelenggara juga berencana mengembangkan kegiatan olahraga tersebut menjadi event tersendiri di luar  Ramadhan dengan tajuk Run Bikin Asik.

Selain olahraga, kegiatan ini juga menghadirkan lomba pop religi untuk mencari talenta muda berbakat. Peserta yang tampil merupakan hasil seleksi dari 11 kabupaten/kota di Maluku.

Meski antusiasme masyarakat cukup tinggi, panitia mengakui sejumlah kegiatan tahun ini masih dibatasi karena pertimbangan efisiensi anggaran. Karena itu, mereka berharap dukungan pemerintah daerah agar kegiatan tersebut dapat terus berkembang di masa mendatang.

“Harapannya ke depan kegiatan ini bisa dilaksanakan lebih baik lagi sehingga Ramadhan kita semakin meriah dan penuh kegiatan positif,” ucap Zein.



Pewarta: Winda Herman
Uploader : Moh Ponting

COPYRIGHT © ANTARA 2026