Ambon (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Maluku memaksimalkan peran RSUD Haulussy Ambon sebagai rumah sakit pendidikan guna meningkatkan kapasitas dokter lulusan Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon sekaligus meningkatkan pelayanan kesehatan di wilayah kepulauan dan perbatasan.

Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Maluku, Djalaludin Salampessy, di Ambon, Selasa, mengatakan penetapan RSUD Haulussy sebagai rumah sakit pendidikan sejalan dengan komitmen Pemprov Maluku dalam mendukung Sapta Cita Gubernur Maluku, khususnya pada sektor pelayanan dasar kesehatan.

“Maluku sebagai daerah kepulauan dan perbatasan membutuhkan pendekatan kebijakan yang komprehensif. Penetapan RSUD Haulussy sebagai rumah sakit pendidikan kedokteran merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan sekaligus penguatan SDM kesehatan di daerah,” kata dia.

Ia menjelaskan, berbagai langkah yang dilakukan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan sektor kesehatan harus disesuaikan dengan kebijakan fiskal daerah serta perencanaan jangka menengah dan panjang, termasuk upaya membangun dan mengembangkan rumah sakit sebagai wadah pembelajaran.

“Upaya ini juga merupakan bagian dari penguatan SDM. Kami berharap kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pihak pemberi beasiswa dapat terus dimaksimalkan. Pemerintah provinsi siap memfasilitasi hal tersebut,” ujarnya.

Ia menambahkan pihaknya mendorong sinergi yang kuat antara pemerintah kabupaten dan kota di Maluku dengan Unpatti dalam meningkatkan SDM.

“Kami menginginkan kerja sama antara pemerintah kabupaten/kota dengan Universitas Pattimura terus ditingkatkan, sehingga keberadaan rumah sakit pendidikan ini memberikan dampak luas bagi peningkatan layanan kesehatan di seluruh Maluku,” katanya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD dr. M. Haulussy Ambon, Novita Nikijuluw, mengatakan penetapan rumah sakit tersebut sebagai rumah sakit pendidikan membuka ruang pembelajaran klinis bagi dokter umum maupun dokter spesialis lulusan Universitas Pattimura.

“Dengan status sebagai rumah sakit pendidikan, RSUD Haulussy menjadi wadah bagi mahasiswa kedokteran, dokter umum, maupun dokter spesialis lulusan Unpatti untuk belajar dan mengembangkan kompetensi secara langsung melalui pelayanan klinis,” ujar dia.

Dengan dukungan pemerintah provinsi dan sinergi bersama Universitas Pattimura serta pemerintah kabupaten/kota, ia berharap RSUD Haulussy dapat berkontribusi signifikan dalam mencetak tenaga kesehatan yang kompeten dan berdaya saing, sekaligus meningkatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan di Maluku.



Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul Azis
Editor : Daniel

COPYRIGHT © ANTARA 2026