Ternate (ANTARA) - PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 4 Ternate menggandeng Pemerintah Kota Ternate, Maluku Utara, untuk bekerja sama membuka lahan bagian selatan di Kelurahan Kota Baru, dijadikan pintu keluar dari jalur kendaraan di kawasan itu.

"Lahan itu merupakan milik Pemkot Ternate, sehingga kami mengajak mereka untuk kerja sama, agar bisa membuka akses dan kalau sudah tercapai maka nantinya wilayah tersebut dijadikan sebagai jalur keluar kendaraan dari Pelabuhan Ahmad Yani, sebab kawasan pelabuhan sudah padat, karena lahannya terbatas dan selama ini untuk pintu masuk maupun keluar kendaraan di Pelabuhan hanya dipusatkan satu titik yang dibagi menjadi dua jalur," kata General Manager PT Pelindo Regional 4 Ternate, Anwar Pae di Ternate, Selasa.

Dia berharap kerja sama ini bisa tercapai, agar lahan itu secepatnya bisa dibuka sebagai pintu keluar jalur kendaraan dari Pelabuhan Ahmad Yani, langkah tersebut bisa membawa dampak positif bagi pemasukan daerah, karena bisa membantu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Kota Ternate.

"Mudah-mudahan kerja sama ini bisa tercapai antara Pelindo dan pihak Pemkot Ternate, karena beberapa waktu lalu kami sempat bertemu dan menyampaikan langsung dengan Sekda Kota Ternate saat menghadiri kegiatan yang diadakan dari Tenaga Kerja Bongkar Muat (TBKM) di kawasan Pelabuhan," kata Anwar Pae.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly saat dikonfirmasi mengaku mendukung ajakan kerja sama dari pihak Pelindo selaku BUMN tersebut dengan menyebut pihak Pemkot Ternate akan bersedia untuk membuka lahan di Kelurahan Kota Baru.

"Saya mendukung langkah itu, tetapi poin kesepakatannya belum ada, karena masih sebatas ajakan, jadi saya berharap segera diadakan rapat bersama untuk mendapatkan kesepakatan," katanya menambahkan.

Pelabuhan Ahmad Yani merupakan salah satu pelabuhan yang terbesar di Provinsi Maluku Utara dan lokasinya berada di Kota Ternate. Pelabuhan tersebut dikelola langsung oleh PT Pelindo Regional 4 Ternate.

Selama ini, kata dia, Pelabuhan Ahmad Yani menjadi pintu masuk dan keluar yang menghubungkan masyarakat baik dari wilayah Timur ke wilayah Barat atau sebaliknya saat bepergian menggunakan kapal laut.

Selain itu juga Pelabuhan ini menjadi pintu pengiriman logistik dari dan ke Maluku Utara.

 



Pewarta: Abdul Fatah
Uploader : Moh Ponting

COPYRIGHT © ANTARA 2026