Ambon (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) menggandeng Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Ambon untuk menyiapkan tenaga kerja profesional melalui program pelatihan kerja gratis bagi masyarakat.

“Hal ini guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal menghadapi perkembangan investasi dan industri di kawasan perbatasan,” kata Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten MBD Yeni K. Mozes di Ambon, Maluku, Kamis.

Ia mengatakan program tersebut menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam mempersiapkan tenaga kerja lokal agar mampu bersaing pada berbagai sektor industri, termasuk proyek strategis nasional Blok Masela.

“Kami ingin memastikan tenaga kerja lokal tidak hanya menjadi penonton, tetapi mampu menjadi pelaku utama dalam pembangunan daerah. Oleh karena itu, pemerintah menghadirkan pelatihan yang relevan dengan kebutuhan industri dan dunia kerja,” katanya.

Ia menjelaskan program pelatihan tersebut terbuka bagi masyarakat umum, khususnya putra-putri daerah yang ingin meningkatkan keterampilan kerja sekaligus memperoleh sertifikat kompetensi nasional.

Menurut Yeni, kehadiran investasi besar seperti Blok Masela dan aktivitas pertambangan di Pulau Wetar harus menjadi peluang nyata bagi masyarakat MBD untuk meningkatkan kesejahteraan melalui peningkatan kualitas SDM.

Program pelatihan itu menawarkan empat bidang kejuruan utama, yakni Teknologi Modern, Teknik dan Industri, Konstruksi dan Energi, serta Jasa dan Kreatif.

Setiap kelas dibatasi maksimal 16 peserta guna menjaga efektivitas proses pembelajaran dan kualitas pelatihan yang diberikan kepada peserta.

Selain mendapatkan materi teori, peserta juga akan mengikuti praktik langsung sesuai bidang kejuruan masing-masing. Peserta yang dinyatakan lulus nantinya memperoleh sertifikat kompetensi standar industri yang diakui secara nasional.

“Sertifikat ini akan menjadi modal penting bagi peserta untuk melamar pekerjaan di perusahaan-perusahaan besar maupun membangun usaha mandiri sesuai keterampilan yang dimiliki,” ujarnya.

Ia menegaskan seluruh biaya pelatihan ditanggung pemerintah sehingga masyarakat tidak dipungut biaya selama mengikuti program tersebut.

Pemkab MBD berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan tersebut secara maksimal untuk meningkatkan kapasitas diri sekaligus memperbesar peluang kerja di tengah meningkatnya investasi di wilayah Maluku Barat Daya.

Pendaftaran pelatihan dilakukan secara daring melalui formulir yang telah disediakan pemerintah daerah, sedangkan informasi lebih lanjut mengenai persyaratan dan mekanisme seleksi dapat diperoleh melalui penanggung jawab kegiatan.

Kolaborasi antara Pemkab MBD dan BPVP Ambon tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat peningkatan kualitas SDM lokal agar mampu menjawab tantangan pembangunan dan kebutuhan tenaga kerja terampil di kawasan perbatasan.



Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul Azis
Editor : Daniel

COPYRIGHT © ANTARA 2026