"Tim investigasi sudah ke Jakarta dan alamat yang tertera dalam dokumen ternyata ilegal, tetapi kami telah berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya menelusuri keberadaan pengelola YBSN di Jakarta untuk diproses hukum," katanya usai menemui ratusan massa bela aqidah di masjid Al-Munawwar, Sabtu.
Dia menyatakan, dalam mengungkap kasus yang menyedot perhatian masyarakat di Malut ini, penyidik Polda Malut telah melakukan penyelidikan dan memeriksa 45 saksi yang tersebar di Kabupaten Pulau Morotai, Tidore Kepulauan dan Kota Ternate.
Sebelumnya, pengelola YBSN memang menggandeng berbagai instansi terkait untuk penyuluhan bahaya narkoba di Kabupaten Morotai dan daerah lainnya di wilayah Malut, tetapi diisi dengan kegiatan keagamaan tertentu.
"Kasus pengurus YBSN ini akan diusut, sehingga Polda Malut telah membentuk tim untuk menelusuri kasus ini dan masyarakat agar tetap tenang serta tidak terprovokasi, beri kesempatan penyidik untuk bekerja," kata Kapolda.
Dalam kasus ini, Polda Malut intensif melakukan berbagai upaya mulai menemui tokoh pemuda, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan hingga ribuan massa aksi yang menggelar demo di Masjid Al-Munawwar pada 1 Maret 2019 kemarin.
"Kami telah menggelar rapat bersama pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI), GP Ansor, FKUB dan tokoh agama lainnya dan rangkaian peristiwa terjadi dan bersepakat mengutuk keras tindakan YBSN yang melakukan rangkaian kegiatan terselubung pada kegiatan kemanusiaan dengan misi teologi agama tertentu dan menyimpang dari ketentuan berlaku, tentunya kasus ini tidak bisa dibiarkan karena akan mengganggu kamtibmas di Malut," ujarnya.
Sementara itu, pada Jumat (1/3) kemarin, ribuan massa bela aqidah menggelar orasi yang disampaikan Pengurus BKPRMI Hasby Yusuf, Sultan Tidore Husain Alting Sjah, Kesultanan Ternate Hidayat Sjah yang meminta agar kasus pengelola YBSN agar segera diproses, agar tidak mengganggu suasana kamtibmas di wilayah Malut.
Kapolda Malut, Brigjen Pol Suroto sendiri saat menemui ribuan massa tersebut langsung menerima tuntutan dan aksi yang berlangsung di halaman Masjid Raya Al-Munawwar. Aksi dari awal hingga selesai itu berjalan secara aman dan lancar.
Pewarta: Abdul FatahEditor : John Nikita S
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.