Kelompok musik Semang menghadirkan warna baru dalam musik band indie di Maluku dengan mengusung genre jazz, pop, funk, groove, soul, dan blues dalam permainan mereka.
"Kami terbentuk sejak Agustus 2010 karena keinginan memainkan musik sedikit berbeda dari kebanyakan band indie di sini yang beraliran pop atau alternatif. Saat ini kami sudah memiliki empat lagu, tapi belum ada syairnya," kata pemain bas, Mario Marthen (Ryo), kepada ANTARA di Ambon, Minggu.
Selain Ryo, Semang diawaki oleh Ryan Lokollo (vokal utama), Michael Persunay (drum), Axe Saleky (gitar), Yossie (gitar), Roland (kibor) dan Ellen Kurmasela (vokal pendamping). Mereka mengawali langkahnya di panggung Ambon Jazz Plus Festival, 8-10 Oktober lalu.
Kelompok musik yang diprakarsai Mario Marthen (alumni Fakultas Musik Universitas Satya Wacana) dan Michael Persunay itu kemudian ikut tampil di konser amal Ambon Bergerak, yang digelar pada 28 Oktober lalu untuk penggalangan dana bagi korban banjir bandang di Wasior, Papua, tsunami di Mentawai, Sumatera Barat dan letusan gunung Merapi di Yogyakarta.
Menurut Ryo, saat ini Semang sedang berencana membuat album perdana, yang akan dipromosikan melalui situs jaringan sosial di internet, radio, dan pertunjukan musik di Ambon.
"Kami sama sekali tidak berkeinginan untuk menawarkan karya kami kepada perusahaan rekaman," ucapnya.
"Penyeimbang"
Masing-masing personil Semang sebelumnya adalah pemusik yang menganut aliran berbeda-beda, mulai dari hip-hop, reggae, grunge, rock, dan sebagainya.
"Musik yang kami mainkan penuh warna karena pada dasarnya kami berasal dari aliran yang berbeda-beda. Itu sebabnya band ini dinamai Semang yang berarti penyeimbang," kata Ryo.
Menurut dia, sedikit banyak musik yang mereka mainkan terinspirasi Michael Buble, Maroon 5, Alicia Keys, Souljah, Maliq and The Essentials dan lainnya.
"Musik kami terinspirasi dari banyak musisi beraliran swing dan semacamnya," katanya.
Ia menambahkan, saat ini Semang sedang mempersiapkan pertunjukan musik akhir tahun bersama Molukka Hip-Hop Community (MHC), Moluccan Reggae Community (MRC) dan Ambon Band Community (ABC) yang akan digelar di Pattimura Park, Ambon pada 31 Desember 2010.
"Rencananya dalam konser itu kami akan membawakan lagu dari Alter Bridge yang digubah menjadi irama jazz/funk," katanya.
:
COPYRIGHT © ANTARA 2026