Kepolisian Daerah Maluku Utara (Malut) melalui Bidang Hubungan Masyarakat mengelar lomba orasi unjuk rasa 2021 Piala Kapolri tingkat Polda Maluku Utara dalam momentum peringatan Hari Hak Asasi Manusia.

Wakapolda Malut, Brigjen Pol Eko Para Setyo Siswanto di Ternate, Senin, mengatakan unjuk rasa atau demonstrasi adalah sebuah gerakan protes yang dilakukan sekumpulan orang dihadapan umum yang dilakukan untuk menyatakan  pendapat, aspirasi atau penentangan suatu kebijakan yang dilaksanakan oleh suatu pihak. Untuk itu dalam menyampaikan aspirasi harus sesuai dengan aturan yang berlaku yakni harus sesuai dengan UUD 1945 Pasal 28 dan UU Nomor 9 tahun 1998 tentang kemerdekaan menyampaikan pendapat di muka umum

Lebih Lanjut, Wakapolda Malut berharap dengan adanya kegiatan ini dapat memberikam gambaran Orasi atau cara menyampaikan pendapat di muka umum yang baik dan benar sesuai peraturan yang berlaku

"Selamat berlomba, tampilkan orasi terbaik anda guna menyampaikan aspirasi dan kritikan yang membangun," ujarnya. 

Lomba ini merupakan program dari Divisi Humas Polri yang di laksanakan di 34 Polda jajaran dengan tujuan untuk memberikan Wadah dan tempat kepada Masyarakat untuk menyampaikan Aspirasinya sesuai dengan aturan hukum yang berlaku

Untuk di tingkat Polda Maluku Utara, lomba ini dibuka langsung oleh Wakapolda Maluku Utara Brigjen Pol Drs Eko Para Setyo Siswanto yang mewakili Kapolda Maluku Utara Irjen Pol. Risyapudin Nursin, S.I.K, di dampingi Irwasda dan kabidhumas Polda Malut serta dihadiri oleh beberapa perwakilan pejabat Utama, Dewan Juri dan seluruh Peserta Lomba Orasi Unjuk Rasa 2021.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Malut, Kombes Pol Adip Rojikan saat dikonfirmasi terkait hal tersebut menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan lomba orasi ini diikuti sebanyak tiga tim di mana satu tim terdiri dari 13 orang dan dua tim lainnya masing-masing terdiri dari 10 orang.

"Tiga tim yang mendaftar yaitu, Tim Sang Surya, Tim Corong Munir dan Tim Justitia, di mana masing-masing peserta dalam tim berasal dari bebrapa kalangan diantaranya Mahasiswa Unkhair, UMMU, STAIN, Alumni Mahasiswa, dan ada yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhamadiyah Malut," ujarnya.

Menurutnya, peserta hanya tiga tim, maka dalam menentukan juara menggunakan Juara I, Juara Harapan I dan Juara Harapan II, dimana dalam lomba Orasi Unjuk Rasa Piala Kapolri tingkat Polda Malut yang menjadi Juara I yaitu Tim Justitia, diikuti Juara Harapan I Tim Corong Munir dan Juara Harapan II Tim Sang Surya.

Dia menjelaskan, pada Minggu (5/12) hari ini, pemenang Tingkat Polda yaitu Tim Justitia, pihak Polda akan mengirimkan Video pelaksanaan lomba orasi dengan durasi 15 Menit ke Mabes Polri untuk di lakukan penilaian, dimana nantinya Mabes Polri akan menentukan 6 Tim terbaik dari 34 Polda Jajaran untuk mengikuti Lomba tingkat Mabes pada tanggal 10 Desember 2021 bertempat di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri

"Kita berharap video Tim Justitia yang kita kirimkan ke Mabes Polri dapat terpilih dalam enam Tim Terbaik, sehingga Maluku Utara ada perwakilan dalam lomba tersebut," katanya.

Selain itu Kabid juga menyampaikan bahwa dalam lomba ini melibatkan 3 dewan juri yang memang memiliki latar belakang sebagai Akademisi maupun sebagainya diantaranya juri I yaitu Nurul Fajri Husni, S.Ip., PG.Dip yang merupakan Asisten pertama Ombudsman RI Perwakilan Maluku Utara, Juri II, Dr. Anshar, S.H., M.H, Lektor Hukum dan HAM Universitas Khairun Ternate dan Juri III, Dr. Herman Oesman, M.Si Lektor Sosiologi Fisip dan Pasca Sarjana Universitas Muhammadiyah

"Dengan adanya lomba orasi tingkat polda ini, kami juga berharap kepada seluruh peserta lomba agar dapat mensosialisasikan dan mengedukasi kepada teman-teman lainnya khususnya di kalangan mahasiswa, agar dalam menyampaikan aspirasi harus sesuai dengan aturan hukum yang berlaku," ujarnya.

Baca juga: Polda Malut beri ruang aspirasi melalui orasi unjuk rasa, begini penjelasannya
Baca juga: Cucu AM Sangadji Orasi Kebangsaan di Ambon


 

Pewarta: Abdul Fatah

Editor : Febrianto Budi Anggoro


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2021