Ternate (Antara Maluku) - Pemerintah Kota Tidore Kepulauan (Tikep), Maluku Utara (Malut), berkomitmen untuk memberantas penyakit filariasis atau kaki gajah yang banyak diderita oleh warga di Kota Tikep.

"Pemkot Tikep akan mengintensifkan pemberantasan penyakit filariasis sehingga kota ini bebas dari penyakit tersebut," ujar Walikota Tikep Achmad Mahifa di Ternate, Jumat.

Untuk melakukan itu, Pemkot Tikep menggelar pencanangan Pemberantasan Penyakit Filariasis yang ditandai dengan pembagian paket obat Filariasis kepada para pimpinan SKPD dan diminum langsung di tempat disaksikan Walikota Tikep.

Dalam pencanangan itu Walikota mengimbau seluruh pegawai untuk turut serta berpartisipasi aktif dalam upaya pemberantasan penyakit menular yang dapat menimbulkan cacat seumur hidup bagi penderitanya itu.

Dia mengatakan bahwa sebagai daerah endemis Filariasis, para Pegawai Negeri Sipil Kota Tikep harus bersatu padu mengantisipasi penyakit berbahaya itu dengan ikut menyosialisasikan kepada warga sekitar lingkungan tempat tinggalnya.

Petugas kesehatan di setiap kelurahan dan desa akan membagikan obat gratis untuk dikonsumsi warga sebagai pencegahan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tikep dr. Abdullah Maradjabessy ketika dikonfirmasi mengatakan Pemkot Tikep mengupayakan untuk mendukung program nasional mengeliminasi penyakit Filariasis yang ditargetkan musnah pada tahun 2020.

Abdullah menjelaskan bahwa selama lima tahun terakhir rantai penularan Filariasis telah diantisipasi melalui pengobatan massal dengan tujuan untuk menurunkan "microfilaria rate" menjadi kurang dari satu per 1.000 di tahun 2015.

Tahun 2015 disebut Abdullah adalah tahun terakhir yang akan menjadi penentuan keberhasilan pengobatan filariasis.

Untuk itu, Abdullah mengharapkan dukungan dan partisipasi dari semua lintas sektor terkait terutama agar para pegawai dapat menjadi motivator di lingkungannya masing-masing untuk mengajak masyarakat agar daatang ke pos-pos pengobatan massal terdekat secara gratis.

Pewarta: Abdul Fatah

Editor : John Nikita S


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2015