Ambon, 29/4 (Antaranews Maluku) - Para pelajar Madrasah Aliyah (MA) Al-Hilal Morela, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah menyoroti semakin tergerusnya permainan tradisional dalam film dokumenter pendek berjudul "Hikayat Permainan Tradisional".

Digarap oleh Idkia Rahmania Latukau, pelajar MA Al-Hilal Morela, Film Hikayat Permainan Tradisional mengangkat cerita anak-anak kecil di Morela yang jarang memainkan permainan tradisional.

Jika dulunya mereka sering berkumpul dan memainkan permainan tradisional bersama-sama, kini lebih sering memainkan permaian digital di ponsel pintar.

Sutradara Film Hikayat Permainan Tradisional Idkia Rahmania Latukau, di Morela, Minggu, mengatakan ide membuat film pendek tersebut adalah untuk menyadarkan masyarakat, agar terus menghidupkan permainan tradisional sebagai bagian dari kebudayaan daerah.

"Kami melihat fenomena yang terjadi di kalangan adik-adik kami saat ini, mereka sudah tidak lagi berkumpul dan bermain bersama-sama, tapi lebih asyik bermain dengan ponselnya," katanya pula.

Hikayat Permainan Tradisional adalah film pertama yang disutradarai oleh Idkia, dan dikerjakan bersama teman-teman sekelasnya.

Digarap selama satu minggu, menurut Idkia, dirinya dan teman-teman sempat dipusingkan dengan kehilangan data hasil syuting, sehingga harus mengulang proses pengambilan gambar dari awal.

Kendati demikian, Idkia mengaku tidak kapok dan semakin tertarik untuk terus terlibat dalam proses penggarapan film.

"Kami mengerjakan naskahnya cuma dua hari, tapi proses produksinya yang sempat membuat stres karena data hasil syuting hilang, jadi kami harus mengulang lagi dari semula," ujarnya pula.

Berdurasi sekitar 10 menit, Film Hikayat Permainan Tradisional merupakan hasil dari lokakarya film yang digelar oleh komunitas film BaileoDOC bekerjasama dengan Yayasan Seni Kelola di MA Al-Hilal Morela pada 13 April 2018.

Film itu kemudian ditayangkan untuk pertama kalinya kepada masyarakat Morela, bersama empat film indie dari Maluku lainnya di acara layar tancap "Make Movie No War" pada 28 April 2018.

Meski terkesan masih sederhana dalam detail visual, sinema dokumenter Hikayat Permainan Tradisional mendapat tanggapan yang cukup positif dari masyarakat setempat.

Pewarta: Shariva Alaidrus

Editor : John Nikita S


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2018