Ambon (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Maluku memastikan penanganan pascabanjir Sungai Rurumey di Desa Kamarian, Kecamatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat menjadi prioritas melalui koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) setempat.
“Setelah situasi darurat terkendali, nantinya bantuan dilanjutkan dengan pendataan kerusakan rumah untuk penyaluran bantuan stimulan, berupa uang tunai atau bahan bangunan,” kata Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath dihubungi dari Ambon, Selasa, ketika meninjau lokasi banjir di desa itu.
Koordinasi lintas OPD itu, termasuk dengan Dinas Sosial, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Dinas Pekerjaan Umum, sedangkan bantuan logistik, layanan kesehatan, dan asesmen teknis terhadap rumah warga yang rusak direncanakan segera dikirim dalam waktu dekat.
Ia menjelaskan langkah cepat tersebut bagian dari komitmen Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa dalam memastikan bahwa seluruh masyarakat setempat mendapatkan perlindungan dan respons yang tanggap dalam menghadapi situasi darurat.
Wagub Abdullah meninjau lokasi banjir di Desa Kamarian, Kecamatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat untuk menginventarisasi kebutuhan para korban bencana di wilayah tersebut.
Pihaknya telah mendapat laporan bahwa banjir disebabkan luapan Sungai Rurumey, setelah hujan deras mengguyur wilayah ini pada Senin (4/8) malam.
Pihaknya juga telah bertemu dengan Raja Kamarian, perangkat desa, dan babinsa setempat guna mendapatkan informasi tentang berbagai kebutuhan warga terdampak banjir.
“Ada belasan rumah dekat sungai yang terbawa arus karena fondasinya bolong. Untuk itu bantuan segera dikirimkan,” ujar dia.
Dia menjelaskan banjir tersebut juga menyebabkan ruas jalan utama desa tergenang air dengan ketinggian mencapai lutut orang dewasa. Terkait dengan kejadian tersebut, hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa.
“Saya sudah menginstruksikan Asisten I Sekretariat Daerah Maluku untuk melakukan langkah koordinatif guna pengiriman bantuan darurat kepada warga terdampak. Besok saat masuk kantor bantuan segera kami kirimkan,” katanya.
Bantuan bagi korban banjir ini, mencakup makanan siap saji, pakaian, selimut, perlengkapan bayi dan perempuan, serta layanan kesehatan darurat. Di lokasi pengungsian disediakan tenda, matras, dan peralatan dapur.
Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul AzisEditor : Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026