Ambon (ANTARA) -
Kepolisian Daerah (Polda) Maluku melalui Satgas Pangan direktorat reserse kriminal khusus (Ditreskrimsus) memastikan distribusi bahan pokok di wilayah Maluku berjalan aman dan terkendali menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
“Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan stok pangan, terutama beras dan minyak kelapa, tetap tersedia bagi masyarakat,” kata Kanit I Subdit I/Indagsi yang juga Ketua Tim Tindak Satgas Pangan Daerah Menurut AKP Pieter F. Matahelumual, di Ambon, Senin.
Pemantauan dilakukan mulai pukul 10.00 WIT dengan meninjau langsung kondisi stok dan harga pada sejumlah gudang distributor. Pemeriksaan tersebut melibatkan sejumlah instansi terkait, antara lain, dinas perindustrian dan perdagangan (Disperindag) Provinsi Maluku, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Maluku, badan pengawas obat dan makanan (BPOM) Maluku, unit pelaksana teknis daerah (UPTD) Metrologi Legal, Kanwil Kementerian Agama Provinsi Maluku, dan Badan Kesbangpol Provinsi Maluku.
Tiga titik distributor utama yang menjadi lokasi pengecekan yaitu CV. Berkat Mulia, CV. Tri Samudra, dan PT. Pinus Merah Abadi.
Ia mengatakan, hasil pemantauan menunjukkan kondisi stok beras dan minyak kelapa berada dalam kategori aman dan tidak ditemukan indikasi kelangkaan. Harga yang dijual distributor maupun ritel modern seperti Indogrosir, Alfamidi, Indomaret, dan Hypermart, juga masih sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET).
“Dari koordinasi bersama para distributor dan hasil pengecekan langsung, kami memastikan stok beras dan minyak kelapa aman untuk kebutuhan Natal dan Tahun Baru. Harga juga masih mengikuti ketentuan HET,” jelas AKP Pieter.
Polda Maluku menegaskan komitmennya untuk terus mengawal distribusi pangan guna mencegah lonjakan harga maupun praktik penimbunan yang dapat merugikan masyarakat. Pengawasan intensif juga disebut akan dilanjutkan selama periode perayaan keagamaan dan libur akhir tahun.
Pemantauan rutin pangan jelang Natal dan Tahun Baru menjadi langkah penting untuk menjaga stabilitas pasokan di daerah kepulauan seperti Maluku. Sinergisitas lintas instansi ini diharapkan mampu memberikan jaminan ketersediaan dan keterjangkauan bahan pokok bagi masyarakat.
Dengan kondisi stok yang dinyatakan cukup dan harga yang masih mengikuti HET, masyarakat diharapkan dapat menjalani masa perayaan akhir tahun dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap lonjakan harga kebutuhan pokok. Pengawasan lanjutan akan terus dilakukan hingga puncak pelaksanaan Natal dan Tahun Baru berakhir.
Pewarta: Winda HermanEditor : Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026