Ambon (ANTARA) - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ambon menggencarkan pembinaan kemandirian di bidang pertanian sebagai upaya mewujudkan ketahanan pangan, sekaligus membekali Warga Binaan dengan keterampilan produktif yang berkelanjutan.
Kepala Lapas Kelas IIA Ambon Hendra Budiman di Ambon, Kamis mengatakan, program pertanian menjadi salah satu sasaran utama pembinaan kemandirian yang saat ini dimaksimalkan, dengan memanfaatkan lahan seluas sekitar 1.000 meter persegi di lingkungan lapas.
“Kami menggencarkan penanaman kacang panjang, pakcoy, kangkung, cabai rawit, sawi, dan selada hidroponik. Ini akan kami maksimalkan untuk ketahanan pangan, minimal untuk kebutuhan Warga Binaan dan warga sekitar lapas. Kami lakukan secara bertahap,” kata dia.
Ia menjelaskan, penguatan ketahanan pangan di Lapas Ambon difokuskan pada pengembangan pertanian hortikultura, pemanfaatan lahan tidur, penerapan sistem tanam hidroponik, serta pelibatan aktif Warga Binaan dalam seluruh tahapan produksi, mulai dari pengolahan lahan, penanaman, perawatan, panen hingga pengemasan untuk dijual.
Sebagai bagian dari program tersebut,hari ini Lapas Ambon berhasil memanen 25 kilogram kacang panjang. Kegiatan panen ini merupakan hasil pembinaan berbasis keterampilan di bidang pertanian yang dijalankan secara berkelanjutan.
“Kami berkomitmen menghadirkan pembinaan yang benar-benar memberi manfaat bagi Warga Binaan. Hasil panen kacang panjang ini adalah wujud kerja keras mereka, sekaligus bukti bahwa pembinaan berbasis keterampilan mampu memberikan hasil nyata,” tegasnya.
Panen di Lapas Ambon tersebut juga menjadi bagian dari Panen Raya Serentak Pemasyarakatan yang dilaksanakan secara nasional dan diikuti secara virtual bersama Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan jajaran pemasyarakatan terhadap ketahanan pangan nasional sekaligus penguatan pembinaan kemandirian.
Kakanwil Ditjenpas Maluku Ricky Dwi Biantoro menilai Panen Raya sebagai kontribusi nyata pemasyarakatan dalam mendukung program strategis pemerintah.
“Kegiatan Panen Raya ini merupakan wujud kontribusi Pemasyarakatan dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Program ini tidak hanya membekali Warga Binaan dengan keterampilan, tetapi juga menghasilkan komoditas pangan yang bermanfaat dan berkelanjutan,” ujarnya.
Program pembinaan pertanian di Lapas Ambon sejalan dengan Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan yang menitikberatkan pada kemandirian pangan, serta menjadi tindak lanjut Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden dalam mendorong swasembada pangan.
Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul AzisEditor : Ikhwan Wahyudi
COPYRIGHT © ANTARA 2026