Ternate (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Maluku Utara menyalurkan bantuan sarana usaha bagi pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) sebagai komitmen pemberdayaan ekonomi kerakyatan.
"Saya berharap bantuan ini menjadi modal awal untuk membuka usaha dan mengubah taraf hidup," kata Wagub Malut Sarbin Sehe di Ternate, Selasa.
Wakil Gubernur menyampaikan bantuan ini merupakan stimulan strategis bagi masyarakat untuk membangun kemandirian ekonomi dan meningkatkan taraf hidup keluarga.
Wagub menekankan pemerintah akan melakukan evaluasi ketat terhadap penggunaan bantuan tersebut.
Selain itu, Wagub memberikan peringatan keras terkait integritas dalam proses penyaluran, seluruh penerima manfaat harus berani melaporkan segala bentuk praktik pungutan liar (pungli) atau transaksi ilegal yang dilakukan oleh oknum dinas terkait.
"Jika ada oknum yang meminta imbalan atau melakukan transaksi dalam pemberian bantuan ini, segera laporkan kepada kami. Kami tidak segan-segan memberikan sanksi tegas kepada pelakunya," tambahnya.
Wagub optimistis jika dikelola dengan maksimal, sarana tersebut dapat menjadi penopang utama ekonomi keluarga.
Sebanyak 17 pelaku usaha menerima bantuan, yang terdiri dari 10 pelaku usaha asal Kota Tidore Kepulauan dan 7 pelaku usaha dari Kota Ternate. Adapun rincian bantuan sektoral yang diberikan meliputi sektor perbengkelan, yaitu hidrolik, mesin cordless, kompresor, dan tool kit set.
Kemudian, sektor pertukangan, gergaji listrik, skaf listrik, bor, dan router, sektor katering berupa termos, panstof (pemanas makanan), wajan, panci, peralatan makan (sendok/piring), dan rice cooker, serta sektor pengolahan kopi, yaitu mesin rreezer.
Salah satu penerima bantuan sektor katering asal Kota Tidore Insan Hasan, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi.
"Terima kasih kepada pemerintah Provinsi Maluku Utara, bantuan ini akan kami pergunakan sebaik-baiknya untuk menopang ekonomi keluarga," ungkapnya.
Senada dengan hal tersebut, Rusdi Rasid, penerima bantuan alat pertukangan, menyatakan bantuan ini menjadi solusi atas keterbatasan alat yang selama ini menghambat produktivitas usahanya.
Ia akan merawat dan mengoptimalkan peralatan tersebut untuk meningkatkan pendapatan.
Pewarta: Abdul FatahEditor : Ikhwan Wahyudi
COPYRIGHT © ANTARA 2026