Ambon (ANTARA) - PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ambon, Maluku, melakukan "ramp check" atau pemeriksaan terhadap 11 kapal guna memastikan kesiapan armada menghadapi Angkutan Lebaran 2026.

“Pemeriksaan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) serta instansi teknis terkait, dengan mengedepankan aspek keselamatan pelayaran,” kata General Manager (GM) ASDP Ambon Syamsuddin Tanassy, di Ambon, Kamis.

Ia menjelaskan ramp check telah dimulai pada sejumlah kapal yang beroperasi di lintasan strategis. Di antaranya KMP Wayangan, serta kapal di lintasan Waipirit seperti KMP Inelika, Erana, Terubuk dan Rokatenda.

Sementara di lintasan Waai–Umeputih–Nalahia–Masohi, ramp check juga dilakukan terhadap KMP Samandar.

“Ramp check ini kami lakukan sejak dini agar pada puncak Angkutan Lebaran 2026 seluruh kapal dalam kondisi siap operasi,” ujarnya.

Selain pemeriksaan teknis kapal, ASDP Ambon juga memperkuat koordinasi internal dengan tim teknik, operasional dan keuangan.

Langkah ini dilakukan mengingat kondisi cuaca yang belakangan kurang bersahabat, sehingga kesiapan armada harus dipastikan secara menyeluruh.

“Kami mengutamakan tiga aspek utama, yaitu safety, service dan security. Keselamatan penumpang tetap menjadi prioritas,” katanya menambahkan.

ASDP Ambon juga akan menerapkan skema operasional yang sama seperti saat angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru), yang dinilai berjalan lancar, khususnya di lintasan Hunimua–Waipirit yang kerap menjadi pantauan nasional.

Dalam skema tersebut, lima kapal akan beroperasi, sementara satu kapal disiagakan untuk perawatan namun tetap dapat dioperasikan apabila terjadi lonjakan penumpang.

“Kalau kondisi padat, kapal yang 'standby' bisa langsung kami operasikan. Pola ini sudah kami terapkan saat H-3 Nataru dan terbukti efektif,” jelasnya.

Dari total 11 kapal yang akan di-rampcheck, tiga kapal berada di wilayah Maluku Tenggara. Sementara dua kapal, yakni KMP Temi dan KMP Tanjung Madlahar, masih menjalani proses docking.

KMP Temi dijadwalkan selesai docking hari ini dan langsung kembali dioperasikan.

Rampcheck selanjutnya akan dilakukan oleh unit pelaksana tual (UPT) Tual, sementara untuk lintasan Tulehu dan Hunimua–Waipirit akan dilaksanakan secara gabungan oleh KSOP, UPT, dan Ditkapel dalam tiga tahap pemeriksaan.

 



Pewarta: Winda Herman
Editor : Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026